AR{e}MY The Series|| Taehyung ver.|| Ficlet


Tittle : Handsome Devil Taehyung  | Author : ChaCha | Cast : Kim Taehyung & Ami (OC) | Genre : Romance & Fluff | Ratting : Pg-13 | Leght : Ficlet

“I was different.But my charms of the best, right?”

.

.

.

Jam istirahat adalah waktu yang tepat untuk makan siang di kantin sekolah.Tetapi sepertinya anggapan tersebut tidak beraku untuk sepasang kekasih,si dua manusia jenius yang tengah berkutat dengan buku-buku yang mereka baca di perpustakaan.

Lelaki jenius itu adalah Kim Taehyung,sedangkan gadis dihadapannya bernama Ami.Taehyung menghempaskan buku sejarahnya,lalu mengambil komik yang selalu ia bawa kemana-mana.Ami menatap Taehyung sengit,lalu Ami meletakkan bukunya dengan anggun.

Ami memandangi Taehyung “Aku yakin,aku akan mendapat peringkat pertama diseluruh pelajaran”

“Hmm…oh ya? Berjuanglah~ Hwaiting!” gumam Taehyung dengan pandangan yang masih fokus ke buku komiknya.

Perilaku Taehyung membuat Ami kesal dan marah “Kim Taehyung! Bisakah kau menatap lawan bicaramu ketika menjawab.Kenapa? Kau sudah bosan denganku?” bentak Ami.

Taehyung meletakkan komiknya dengan wajah datar anehnya.Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajah Ami.Otomatis gadis itu menutup matanya rapat.Taehyung menaikkan alisnya sebelah “Aku lapar,ayo kita kekantin”

Ami membuka matanya lebar,segera didorongnya Taehyung menjauh.Dengan tergesa-gesa Ami pun mengemasi buku-bukunya dan mengenbalikannya ke tempat asal.

“O! Kau juga sangat lapar! Benar?!” seru Taehyung menebak.Ami menghentikan langkahnya didepan Taehyung da memandangnya kesal

“Aish” Ami menjambak rambutnya sendiri saking frustasinya.Benar Taehyung jenius,tapi idiotnya masih saja melekat di jiwanya.Dan sifat Taehyung yang kurang peka dan idiot itu yang membuat Ami kesal.

Saat di kantin.Situasi berubah seketika,Taehyung berubah kembali menjadi orang yang dingin.Dan lagi-lagi sifat 4D Taehyung membuat Ami geram.Ami memandang sengit Taehyung yang sedang memakan kripik kentangnya dengan tenang selagi matanya terus menatap kearah buku komiknya.

Ami menatap dalam kearah Taehyung sementara bibirnya berkomat-kamit menggumamkan sumpah serapahnya kepada Taehyung.Bibir itu berhenti berkomat-kamit tatkala manik mata Taehyung meliriknya sejenak.Ami tersenyum.

“Kenapa kau tidak makan?”ujar Taehyung singkat dengan nada dinginnya.Mendadak wajah Ami jadi cemberut.

“Melihatmu mengacuhkanku sudah membuatku kenyang!” sindir Ami kemudian memasukkan sesuap nasi ke mulutnya.

“Loh katanya sudah kenyang”

“Emmmhhh!!! Ah sudahlah!! Aku ingin belajar saja!!” bentak Ami dengan kesal menggebrak meja kantin.Membuat mereka menjadi pusat perhatian.Hanya dalam hitungan detik,sudah biasa kedua pasangan itu bertingkah aneh.

Taehyung beranjak dari tempatnya untuk mengejar Ami “Ami!” panggilnya saat sudah menggenggam pergelangan tangan Ami dan gadis itu berbalik.

“Maafkan aku,hari ini kita kencan oke!”

***

Sepulang sekolah Taehyung menepati janjinya untuk mengajak Ami kencan.Tapi yang mereka tuju untuk tempat berkencan adalah toko buku.Yah,tak ada hal lain selain buku yang disukai Ami.Lagi pula sebentar lagi mereka harus menghadapi Ujian akhir semester hari senin besok.

“Baiklah! Jika besok aku yang dapat ranking pertama,kau harus mentraktirku belanja sepuasku.Jika kau yang dapat rangking 1,sebaliknya…aku akan mentraktirmu.Bagaimana?!”

“Baiklah,aku genggam janjimu”

***

Dua hari kemudian tepatnya hari senin.Ami dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi berjalan masuk kedalam kelas kemudian menaruh buku-bukunya kedalam loker.Ami sengaja berangkat lebih pagi dari yang lainnya karena ia mendapat piket hari senin.

Taehyung yang sedari tadi menunggu Ami,ketika mendapati gadis itu sudah berada didalam kelas ia langsung menghentikan kegiatannya membaca komik dibawah meja.Lelaki itu keluar dari persembunyiannya dan tidak sengaja kepalanya membentur meja dengan keras.

“Ommo,Kkamjak!!” pekik Ami memegang dadanya “Aish! Yakk! Pagi-pagi sudah ingin membuatku masuh rumah sakit karena jantungan?!”

“Mianhae,aku kedinginan jadi aku bersembunyi dibawah meja.Aku menunggumu untuk kalah”ujar Taehyung disertai seringaian anehnya.Perlahan Taehyung mendekati Ami.Otomatis membuat Ami bergerak mundur untuk menghindar.

“N-ne?”

Brak!

Taehyung berhasil menghalangi Ami dengan meletakkan tangan kirinya pada pintu loker.Gadis itu bergerak ke samping kanan dan Taehyung pun berhasil menahan Ami dengan meletakkan tangan kanannya pada pintu loker.

“Tatap aku kalau berani,aku akan menghipnotismu untuk kalah taruhan kali ini”ucap Taehyung dingin.Ami menatap Taehyung sejenak,nyalinya kembali menciut dan hendak menghindar dengan cara merunduk untuk menghindari tangan Taehyung.

Chup~

Taehyung berhasil kembali menahan Ami dengan mencium bibir gadis itu dan bahkan berani menghisapnya dan melumatnya bagai ia melumat ice cream kesukaannya.Tapi bagaimanapun Taehyung menyukai ice cream itu,mungkin ia akan lebih menyukai manisnya bibir Ami setelah ini.

Taehyung menjauhkan wajahnya dari Ami.Sedangkan Ami masih menutup matanya tegang.Taehyung membelai rambut Ami dengan lembut,otomatis Ami membuka matanya lebar.

“Jika aku menang kau harus memberiku lebih dari ini”bisik Taehyung tepat di telinga Ami “Atau….jika kau yang menang.Jangankan mentraktirmu belanja….aku juga akan memberikan apa yang kupunya dengan senang hati~”

Ami membulatkan matanya.Tentu Ami peka dan tahu betul arti dari apa yang Taehyung katakan,dari komik yang selalu Taehyung bawa saja Ami tahu jika Taehyung itu mesum.

Waktu terus berjalan.Semua siswa sedang mengerjakan soal ujiannya masing-masing.Begitu pula dengan Taehyung yang dengan tenang mengerjakan soal ujiannya dengan mudah.Tetapi tidak dengan Ami,semua materi rumit yang dihafalnya berhari-hari bahkan sampai laut malam kandas begitu saja karena kelakuan Taehyung tadi pagi.

“Aish ini gara-gara kau Kim Taehyung!” gerutu Ami kesal.Taehyung hanya menoleh sejenak kemudian memajang wajah seksinya.membuat Ami langsung menundukkan kepalanya. “Fokus Ami….fokus!”

***

Disepanjang perjalanan kencan mereka.Taehyung memasangkan satu headsetnya ke salah satu telinga Ami dan yang satunya ia pasang pada telinganya sendiri.

Nanananana~ Loser oetori sen cheokhaneun geopjaengi
Modoen yangachi geoul soge neon~“Taehyung terus bernyanyi mengiringi perjalanan mereka.Dan Ami yang merasa tersinggung hanya memasang tampang kesalnya sembari terus berjalan mengikuti langkah Taehyung.

Hari ini Ami kalah taruhan.Nilai ujian sudah keluar sore harinya setelah ujian.Dan malamnya Taehyung langsung menagih hadiah kemenangannya,yaitu menemaninya jalan-jalan ke Namsan Tower.

Dan Taehyung menyebut ini kencan sungguhan karena sebelumnya mereka hanya berkencan di toko buku atau perpustakaan.Itupun Ami yang memutuskan.Taehyung yang tidak mau status mereka sebagai sepasang kekasih terbengkalai begitu saja,yang beralur tidak maju tidak mundur dikarenakan mereka selalu berdebat dan hanya fokus dengan buku mereka.

Taehyung pun memutuskan untuk mengajak Ami ke Namsan tower.Tetapi sepertinya Ami terlihat tidak bersemangat dan bosan.Sudah berapa kali gadis itu menghela nafas beratnya.Taehyung mengambil tas yang dibawa Ami.Bermaksud meringankan beban buku didalam tas ranselnya.Mereka bahkan belum mengganti seragam mereka sepulang sekolah.

Gomawo” Ami tersenyum sekilas dan kembali terlihat raut bosannya.

Taehyung membungkukkan badannya dan melihat wajah Ami “Kenapa kau marah ya?” tanya Taehyung.

Anio” jawab Ami selagi pandangannya tertuju ke arah sepasang kekasih yang bergandengan tangan ria.Taehyung yang penasaran dengan apa yang menjadi tontonan menarik Ami pun ikut melihat ke arah sepasang kekasih tersebut.

Mendadak semangat Taehyung berkobar.Lelaki itu tidak mau kalah dengan sepasang kekasih yang kelihatannya sedang pamer keromantisan itu baginya.Dengan gerakan cepat Taehyung melepas jaketnya kemudian memakaikannya untuk Ami.Mata gadis itu berbinar memandang Taehyung.

“Aku tidak ingin kau kedinginan”ucap Taehyung sembari melepas sarung tangannya kemudian memakaikannya kepada Ami.

“Tae…”

“Kenapa kau terpesona kepadaku sekarang.Sebaiknya jangan,aku juga kedinginan…nanti kau harus berbagi juga untukku”celutuk Taehyung membuat senyum Ami memudar.

Ne?”

“Hais…”

Taehyung memeluk Ami dari belakang,ia memasukkan kedua tangannya kedalam saku jaketnya yang dipakai Ami.Hal itu membuat rona merah itu terlukis jelas diwajah Ami.Senyuman pun tidak dapat ia sembunyikan.Perasaannya tidak dapat dibohongi jika ia benar-benar merasa bahagia dengan sikap Taehyung yang sekarang.

“Hangatnya~” gumam Taehyung.

Setelah itu mereka membeli twist potato dan ice cream.Kemudian berlanjut ke tempat tujuan mereka yaitu tempat dimana pengunjung biasa memasang gembok cinta mereka.Taehyung dan Ami menuliskan nama pada gembok mereka,lalu Taehyung menambahkan gantungan berbentuk persegi dan menulis harapannya disana.

Mereka mengunci gembok mereka dan membuang kuncinya jauh-jauh.

Saranghae Ami!” seru Taehyung sembari membentuk simbol cinta dengan lengannya diatas kepala.

Ami tertawa kecil kemudian menirukan Taehyung “Nado sarang hae oppa~

Mereka tertawa bersama.Taehyung merangkul bahu Ami.

“Oh ya….besok,datang ke acara ulang tahun pernikahan orang tuaku ya!” ucap Taehyung memandang Ami.

“Eii….aku malu.Lagi pula mereka belum mengenal siapa aku”

“Maka dari itu.Aku akan mengenalkanmu kepada mereka sebagai kekasihku yang ditakdirkan untuk menjadi ibu dari anak-anakku kelak.Bagaimana?”

“…”(?)

Fin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s