EYE CONTACT || BTS JIN FANFICTION || CHAPTERED || PT.2


coverEC

Eye Contact | Author:ChaCha | Main Cast:Kim Seok Jin x Im Kyurin(OC) | Genre:Romance,school life | Ratting : G | Disclaimer : This FF purely mine. No plagiarism and Silent Readers please So,keep>>RCL! ^^

“Hanya dari bertatapan mata dengannya saja aku sudah mulai menyukainya.Perasaan yang tidak dapat kutemukan dari laki-laki lain.Jatuh cinta dengan tetangga itu membuatku gila.Bertemu setiap hari tetapi hanya dapat saling menyapa dan melakukan kontak mata.Akankah cintaku bertepuk sebelah tangan?”

***

Kyurin pov

Setelah membeli sepatu itu dia membawaku ke sebuah restoran kecil,kami pernah kemari dulu.Coretan tangan jahil yang kami buat di tembok sampingku ini juga masih ada,bahkan bertambah,mungkin ada orang lain yang melakukan hal yang sama dengan kami.

Dan ternyata ini,dia hanya menggunakan uangku untuk mentraktinya makan dua mangkuk Jjajangmyeon? Ah tapi tidak papa lah.Bagaimanapun aku sangat berterimakasih kepadanya.Dia sangat baik,jika boleh aku ingin berteriak sekencang-kencangnya dan mengatakan jika aku…..

“Kau tidak makan?” tanyanya membuyarkan lamunanku.

“Oh…n-ne” aku pun meraih sumpitku dan mulai memakan sesuap Jjajangmyeon.Kemudian kembali melihatnya,ia tersenyum.

“Itu…ada saus….” ucapku seranya menunjuk bibirnya.Ia buru-buru mengusap sudut bibir kirinya.

“Bukan disitu!” gerutuku kemudian membersihkan sudur bibir kanannya yang terkena saus dengan ujung ibu jariku.

-Seakan waktu melambat-


Ia terus memandangiku tanpa berkedip,entah ilusi atau apa,aku melihat rona merah itu tergambar jelas dikedua pipi putihnya.Perlahan kutarik kembali tanganku yang menyentuh bibirnya.Dapat kurasa jantungku kembali berdetak kencang.


Deg!Deg! Deg!


Dengan segera aku kembali duduk.

‘Apa aku melakukan hal yang salah? Ah….aku membuat suasananya menjadi canggung lagi’

“A-ayo makan lagi….”ajaknya kemudian cepat-cepat melahap Jjajangmyeon-nya.Aku pun kembali makan dengan kikuk,ini benar-benar memalukan.


Beberapa menit kemudian kami selesai memakan Jjajangmyeon kami.Kulihat Jin sedang mengeluarkan spidol hitam dari saku jaketnya kemudian mencoret-coret tembok disampingnya.

“Apa yang kau tulis?” tanya ku setelah ia memberikan spidol itu kepadaku.Ia memandang puas tulisan yang baru ia buat.

‘Hari ini kami kembali makan Jjangmyeon disini.Dikursi yang sama dan tempat yang sama juga cuaca yang sama cerahnya –JinKyu-’ tulisnya.

“Ah Mwoya!” gerutuku.Ia terkikik.Aku pun menuliskan sesuatu di tembok sebelahku.

“Apa yang kau tulis?” tanya-nya.

“Jangan lihat dulu!” Ucapku seraya menutupi tulisanku.

‘Baru hari ini aku mendengar jika Seok Jin suka warna merah,apa warna pink tersingkirkan?!! -Kyurin-’ tulisku.

“Yah! Kukira kau akan menulis Kim Seok Jin tampan! Harusnya kau menulis namaku juga!” protesnya.Aku menunjuk nama Seok Jin yang berada didalam kalimat yang kutulis.

“Masalah?”tanyaku polos.

“Lagi pula kapan aku mengatakan aku suka warna merah?” elak Jin memalingkan pandangannya.Aku menendang sepatu yang Jin pakai,kini kami sedang memakai sepatu couple yang baru saja ia beli.

“Itu,kau bilang kau suka warna merah tadi.”ucapku seraya menunjuk menggunakan daguku.Dengan terburu-buru ia meninggalkanku begitu saja.

Yaa!! Tunggu aku!!”

***

Hari sudah malam,kami pulang.Aku memasuki rumah dengan senyuman yang tidak dapat kuhilangkan.Aku harus melingkari tanggal hari ini dan mencatatnya sebagai hari keberuntunganku.

Satu! Aku sudah bisa kembali akrab dengan SeokJin, Dua! Kami jalan-jalan bersama!! Gyaaa!! Itu sangat menyenangkan.

“Kyurin!” panggil seseorang yang duduk disofa ruang tamuku.

“Oh? Yujin? Sejak kapan kau kemari?”tanpa menjawab pertanyaanku dia langsung berdiri didepanku dan merebut beberapa paperbag yang kubawa.

Yaak!! Hajima!!” pekikku merebutnya kembali sebelum ia melihat isi belanjaanku.

“Darimana kau dapat barang-barang ini? Ini sangat mahal Kyurin!!Bahkan aku bisa mendapatkan 50 ribu jika aku menjual paperbagnya!!”

“Jawab dulu pertanyaanku,sejak kapan kau ada disini?”

“Sejak 16 jam yang lalu!!”

Mwo?!

“Aku menunggumu sejak tadi.Jadi maaf saja kalau aku menghabiskan snack,kue,dan donatmu dikulkas~”

“Ah…mianhae…” sesalku.

“Sekarang jawab pertanyaanku!! Aku punya banyak pertanyaan yang ingin kuajukan kepadamu!”

“Ayo ke ruang makan,aku buatkan minuman.Kau bisa haus kalau berbicara terus.”ajakku menarik tangannya.Dia pun duduk di salah satu kursi didekat meja makan,sedangkan aku menyiapkan jus untuknya.

“Barang-barang yang tadi itu,darimana kau dapatkan uang sebanyak itu?”

“Oh….dari temanku.”

“Kyurin-a….sepatumu terlihat mahal.Kau juga baru membeli itu?”

“Iya,dari temanku…”

“Wah…..temanmu itu pasti kaya.Aku juga ingin memiliki teman seperti dia.Siapa namanya?”

“Kau mau tahu?”godaku.

“Ah,anio aku lebih mementikan pertanyaanku yang lain.”

“Syukurlah.Cepat tanyakan”

“Itu…bagaimana kau bisa berfoto dengan V bangtan?”

“Kami bertemu di supermarket diujung gang.Dan dia mengajakku berfoto.”

“Beruntung sekali kau!! Aku iri!!”

“Hahaha….aku sempat terkejut dengan kemunculan si V itu.Aneh ya….”

“Dia memang unik orangnya.Hmmm….lalu bagaimana bisa Suga bangtan itu masuk ke rumah ini? Apa kau menyembunyikan sesuatu dariku?! Jangan-jangan mereka tinggal disini?!!”

“Ani.Tadi pagi aku mengintip mereka bermain basket,salah satu dari mereka melempar bola basketnya terlalu kencang hingga mengenai kepalaku dan aku terjatuh.Jadi mereka tahu jika aku mengintip…dan aku mempersilahkan mereka masuk ke rumahku.”

WHAAAT!!” aku menutup talingaku rapat mendengar pekikan nyaringnya.

“MEREKA?? Ja-jadi semua anggota bangtan kemari??!”

“Iya!! Aduh jangan berteriak seperti itu,biasa saja!!”

“Bagaimana aku bisa biasa saja?!! Aduh Kyurin!! Betapa beruntungnya kau bisa bertemu bangtan!! Dan! Dan! Mereka masuk kedalam rumahmu dan mereka menyapamu! Juga mereka memfollow twittermu!! Kau perlu tahu jika kami….para fans iri kepadamu!!”

“Hmm…iya juga sih.Aku senang memiliki teman seperti mereka.Mereka bahkan membantuku menjaga cafe.”

“Haaah….kau membuatku tambah iri….”

Ani….kau pasti akan iri dengan yang satu ini….” ucapku kemudian menaruh jus lemon didepannya,ia meminumnya setengah.Aku pun duduk dikursi sebelahnya.

“Apa?”

“Aku akan pindah sekolah ke BANG-TAN~” kulihat matanya melotot seperti mau keluar.Dia memegang bahuku dan mengguncangkan bahuku dengan keras.

“GYAAAA!!! KYURIN!!!!!”

“Uhuk!! Yahh….geumanhae!!”rintihku.Dia pun melepaskan cengkramannya dan memegang kepalanya frustasi.

Maldo andweee!!! Aku juga ingin pindah kesana!! Kyurin bagaimana kau bisa pindah kesana? Kenapa?!”

“Aku disuruh ayah temanku untuk mengawasi Bangtan.Sstt~ ini rahasia loh ya!” ucapku seraya mempoutkan bibirku.

“Siapa sih temanmu? Aku juga ingin berteman dengannya!”

“Mau tau?”

“SANGAT!!!”

“Kim Seok Jin”


-Setelah itu kulihat Yujin jatuh pingsan-


***

“Hey apa yang kau lakukan hah?!” tanyaku kepada Yujin yang telah melompat ke balkon kamar Jin.Bisa dibilang jarak rumah kami sangat dekat.Dan karena adanya pembatas berupa tembok,itu mempermudah Yujin untuk melompat ke balkon kamar Jin.Tapi meskipun begitu,bukankah hal ini sangat berbahaya.

“Aku hanya ingin mengintip sedikit”elaknya.

“Yaahh!!” pekiku karena Yujin memasuki kamar Jin.

NUGUYA!!!” pekik Jin murka dari dalam kamarnya sana.

Oppa ini aku Yujin~”

“YAA!! NAM YUJIN KELUAR KAU!!!!”kudengar mereka saling meneriaki satu sama lain.Mungkin Yujin menyentuh stuff Super Mario milik Jin,jadi dia semarah itu.

“Eh…..aku tidak ingin ikut dalam masalah ini~”Susah payah aku menelan silva ku.Dengan langkah cepat aku kembali masuk kedalam kamarku dan menyelimuti diriku dengan selimut untuk bersembunyi.

***

Keesokan paginya.Aku bersiap untuk berangkat sekolah,aku berkaca di cermin yang memantulkan bayangan diriku dari atas sampai bawah.

“Sepertinya ada yang salah…” gumamku.Beberapa detik kemudian aku memukul kepalaku sendiri.

“Aa!! Hari ini kan aku pindah sekolah,aissh…kenapa aku masih memakai seragam ini.Aigoo…kenapa aku jadi pelupa begini.”


Aku mengganti seragam lamaku dengan seragam sekolah baruku.A!! Aku harus berfoto!! Ini benar-benar cocok untukku.Aku menggulung rambut pirangku keatas,ini akan membuatku terlihat lebih fresh.Aku berlari mengambil sepatu merah yang kemarin dibelikan oleh Jin.

Aku mengikat tali sepatuku dengan baik.Aku memandangi sepatu itu.Aku tersenyum,aku jadi ingat kenangan yang kami buat kemarin.Mulai sekarang kami akan kompak,kami memakai seragam yang sama,sekolah yang sama…..juga bahkan sepatu yang sama.


***


Seperti biasa aku duduk dihalte untuk menunggu bus langgananku lewat.Tak lama kemudian Jin datang,sejak dulu aku selalu heran dengannya.Dia kaya,tetapi dia naik bus.Jin berdiri jauh dariku.Kulihat dia memakai sepatu merah yang serupa dengan sepatu yang kupakai.Tanpa kusadari aku tersenyum.Aku tidak dapat menghentikan senyuman anehku ini,aku benar-benar tersipu.


“Yah!! Yeohaksaeng!”panggilnya.


-Apa? dia memanggilku apa?-

Aku memandanginya aneh,kemudian tertawa melihatnya melakukan senam aerobik.Aku terus tertawa seraya menepuk tanganku.Lelaki itu melakukan senam aerobik tapi dengan wajah tegangnya yang begitu menggelitik perutku.

“Ya! Yeohaksaeng,ikuti gerakanku.” Suruhnya seraya terus bergerak.Aku menggeleng dan dia pun menghentikan aksinya.Dan berjalan kearahku dengan nafas tak beraturan,dia duduk disampingku kemudian membuka tasnya.

“Ini untukmu.” Dia menyodorkan sebungkus sandwich keju kepadaku.Aku pun menerimanya.

Go-gomawo…” ucapku gugup.Rasanya jika dia terlalu dekat begini,kaki dan tanganku terus saja bergemetar saking gugupnya.

“Aku tahu kau selalu melupakan sarapan pagimu.Aku yang membuat sandwich itu.”

Ji-jinja?”

“Hah~ Setidaknya tirulah temanmu ini.Meski ayah dan ibuku sering menginggalkanku sendirian di rumah,setiap pagi aku selalu menyempatkan diri untuk membuat sarapan untukku sendiri.”

“Aku hanya malas saja.Sungguh kau memasak sendiri? Dimana bibi Jung?”tanyaku karena setahuku dirumah Jin ada seorang pembantu bernama bibi Jung.

“Hey…! bibi Jung bukan pembantu tetap.Dia hanya akan datang jika keluarga kami memanggilnya.Ayah dan ibuku tidak ingin membuatku menjadi anak manja,jika setiap hari selalu ada yang melayani.Lagi pula aku bisa urus diriku sendiri.”ucapnya bangga seraya membusungkan dadanya.

“Ooooh~” aku hanya bisa memasang cengoku melihatnya.

Tak lama bis langgananku pun tiba.Kami berdua pun memasuki bis itu dan pergi menuju ke sekolah baruku.Bangtan Highschool…aku datang.


***

Anyeonghaseo,namaku Im Kyurin.Mohon kerjasamanya” ucapku seraya membungkuk sekilas untuk perkenalan diriku.Namun tidak ada satupun murid yang dapat diam,bahkan guru pun tak mengacuhkannya.

Pada akhirnya Jin yang duduk dibangku paling depan menggebrak meja membuatku sedikit terlonjak,seketika semuanya diam.Kini Jin kembali tersenyum kepadaku,aku pun hanya menghela nafasku.

‪#‎Skip!

Setelah bel sekolah berbunyi,Jin langsung pergi begitu saja dengan teman-temannya yang lain untuk bermain basket di lapangan.Rasanya menyenangkan dapat melihatnya tertawa bahagia seperti itu.

“Yah!” panggil seseorang yeohaksaeng.Kini ada tiga yeohaksaeng sedang mengerubungi bangkuku.Kulihat mereka semua menunjukkan tatapan benci mereka.

-Tunggu! Kenapa mereka seperti itu?-


“Ikut kami” ucap si gadis berambut hitam berjalan mendahului.Aku benar-benar tidak megerti,dua dari mereka mencengkram kedua lenganku dan menarikku.


***

Author pov

Ketiga yeohaksaeng itu membawa Kyurin ke toilet wanita.Salah satu dari mereka mengusir yeohaksaeng lainnya yang masih berada didalam toilet kemudian menutup pintu toilet itu dan menguncinya.

“He-hey,apa yang mau kalian lakukan?” tanya Kyurin yang mulai ketakutan.Yoon SoJin yang merupakan ketua geng diantara kedua gadis kembar dibelakangnya Baek Jiyeon dan Baek Sorim,gadis itu mendekat kearah Kyurin.

Sojin mendorong Kyurin hingga pinggul Kyurin membentur wastafel dan itu membuatnya memekik kesakitan.Sojin meraih dagu Kyurin kemudian memalingkan wajah Kyurin ke kekanan dan ke kiri,kemudian kembali memandangi wajah Kyurin dengan tatapan tajamnya.

“Ya….edeul-ah,cantik mana aku dengan dia?” gumam Sojin seraya terus menatap tajam mata Kyurin.

“Tentu saja Sojin eonni yang paling cantik!” seru si kembar.Sojin tersenyum sinis,kemudian melepaskan tangannya dari dagu Kyurin dan kembali berdiri kegap.

“Kalian tunggulah diluar,aku akan mengurusi gadis penggoda ini” ucap Sojin dengan wajah datarnya.Si kembar pun keluar untuk menjaga pintu.

“Eisst!! Toilet ini sedang rusak” ucap Jiyeon mencegat yeohaksaeng yang sedang hendak memasuki toilet.Sedangkan Sorim baru saja menggantungkan tulisan ‘Toilet Sedang diperbaiki’ pada pintu toilet wanita tersebut.

“Kau bisa gunakan toilet wanita di lantai atas ya~” ucap Sorim,yeohaksaeng bersurai pirang keemasan itu pun langsung menunduk,berbalik dan berjalan pergi meninggalkan si kembar.

“Huh…. she’s just a poor little girl~” ucap Sorim yang masih didengar oleh yeohaksaeng itu.

“Ckckck….cantik sih….tapi bisu”timpal Jiyeon.

“Hahahahahaha!!” Dan mereka berdua pun tertawa keras.Yeohaksaeng itu bernama Mong Ji Eun.Perlahan Jieun kembali berjalan seraya mengusap air matanya.

“Se-sebenarnya kenapa kalian melakukan ini?” tanya Kyurin.

“Ah…berisik.Cukup jawab aku,apa hubunganmu dengan Jin oppa?”

“A-aku…kami hanya teman”jawab Kyurin.

“Bohong!” bentak Sojin.

“Aku tidak bohong!”bentak Kyurin membela dirinya namun setelah itu Kyurin langsung menutup mulutnya.

“Hah? Beraninya kau membentakku”sinis Sojin kemudian menyalakan kran pada wastafel,membiakan air itu tertampung disana.

“Aku tidak tahu apa yang membuatmu melakukan hal ini kepadaku.Yang jelas kami hanyalah teman.Aku serius”lirih Kyurin.

“Berani bersumpah? Lalu bagaimana dengan sepatu itu?” Sojin menunjuk sepatu yang dipakai Kyurin.

“I-ini…kan hanya sepatu”

“Sepatu mahal limited edition,masing-masing hanya dua pasang sepatu couple yang diproduksi dengan warna yang sama.Dan sekarang kau memakainya,sama dengan sepatu yang dipakai Jin oppa!!”Sojin menjerit frustasi,bahkan Kyurin tidak tahu jika itu sepatu apa,limited edition,merk bahkan harganya pun Kyurin tak tahu.Ia hanya tahu jika sepatu itu mahal.

Karena semakin kesal dengan Kyurin yang hanya diam tak merespon dengan wajah terkejutnya,Sojin menjambak rambut Kyurin hingga kuncir rambutnya terlepas begitu saja membuat rambutnya terurai lepas dan berantakan.Sojin tak memperdulikan rintihan Kyurin,Sojin menenggelamkan wajah Kyurin kedalam air dan medorongnya sekuat tenaga tidak mengizinkan Kyurin untuk menghirup oksigen.

“Ini hukuman karena kau mengusik ketenanganku.Untuk apa kau pindah ke sekolah ini huh? DASAR PENGGODA!!”

***


Selama jam pelajaran terakhir Jin terus mencari-cari Kyurin.Kemana gadis itu pergi? Batinnya terus berkata demikian.Dan saat pulang sekolah Jin pun memasuki markasnya seperti biasa,markas geng bangtan.Jin membanting tubuhnya diatas sofa.Membuat pada dongsaengnya memandangnya heran.

Hyung ada masalah?” tanya Jimin duduk disebelah Jin.

“Emm….” gumam Jin.

Hyung sepertinya seperti sedang bad mood”komentar Yoongi.

“Biasalah~ orang yang sudah tua itu selalu memikirkan hal yang dewasa juga~” timpal Taehyung dengan santainya,dihadiahi lemparan buku tebal pada kepalanya.

“Namjoon Hyung!!”

“Eh…bisakah kalian tidak berisik?” gumam Jin seraya memejamkan matanya.

“Disini hanya Taehyung Hyung yang berisik” ucap Jungkook dengan tampang tanpa dosanya seraya menunjuk Taehyung.

Hyung sepertinya aku tidak melihat Kyurin saat istirahat tadi.Dia benar pindah kemari kan?” tanya Taehyung.

“Iya,katanya dia akan bergabung dengan kita.Tapi mana?” tanya Jimin.

“Dia tidak ada dikelas saat jam pelajaran terakhir.Aku tidak tahu dimana perginya dia.”ucap Jin seraya menatap langit-langit ruangan.Mereka berenam saling bertukar pandang.

“Sepertinya pinggangku sakit” keluh Jin,semuanya pun tertawa.Namun Jin tak menghiraukannya dan terus menggumamkan hal-hal aneh.

Hyung harus jaga kesehatan” ucap Namjoon seraya memberikan botol madu hangat kepada Jin.Jin menerimanya seraya memegangi kepalanya.

“Iya,tadi saat bermain basket dengan kalian mendadak aku merasa sesak dan rasanya seperti ada yang menjambak rambutku.Sshh…itu sangat sakit.”

-Ada apa dengan ku?-

.

.

.

To be continued…

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s