Romantica || BTS Fanfiction || Chaptered || Pt.1


 Romantica1

Tittle : Romantica

Author : ChaCha Park (@babypyo23)

Main Cast :

  • Park Ri Young a.k.a Riyoung [Original Cast]
  • Park Jimin a.k.a Jimin BTS
  • Jung Eun Hee a.k.a Eunhee [Original Cast]
  • Jeon Jun Guk a.k.a Jungkook BTS
  • Park Hye Mi a.k.a Hyemi [Original Cast]
  • Kim Taehyung a.k.a V BTS
  • Shin Rin Rin a.k.a Rinrin [Original Cast]
  • Kim Nam Joon a.k.a RapMoster BTS

(Other cast,find by yourself)

Gendre : Friendship,School life,Romance

Rating : PG-16

Leght : Chaptered

.

.

.

Pagi yang indah untuk olahraga.Tetapi tidak untuk ke empat gadis yang sedang berlari mengejar waktu sebelum terlambat untuk pergi ke sekolah.Namun nasib baik sedang tidak berpihak kepada mereka,pintu gerbang sudah tertutup rapat sebelum mereka berempat memasuki sekolah itu.

“Kita terlambat!!” ujar gadis berkacamata dengan tampang melasnya -Jung Eun Hee- .Kemudian mereka berempat secara serempak memandang satpam yang berjaga didalam sana yang serang tersenyum sinis kepada mereka.

“Yaakk!! Ajusshi sengaja kan??!!” pekik gadis yang selalu membawa cermin kesayangannya -Park Ri Young-

“Untuk apa? Kalian tahu kan ini sudah jam berapa,tenang saja lagi pula ini bukan kali pertamanya kalian terlambat.” Ucap satpam itu remeh.

“Sudahlah~ Percuma saja berbicara dengannya.” Bisik gadis berpipi cubby –Shin Rin Rin-

“Ah ige mwoyaaa!! Aku tidak mau dihukum lagi.Mau ditaruh dimana image ku?!! Hyaa…Jimin oppa…tolong aku…” pekik Riyoung seraya berjongkok memegangi kepalanya.

“Aish!! Ini gara-gara bus itu terjebak macet jadinya kita terlambat.Aduh~ Eomma~”gumam Eunhee yang kemudian melirik seorang gadis disampingnya yang sedang menurunkan gulungan celana yang disembunyikan dibalik roknya.

“Kau mau melakukannya lagi dan meninggalkan kami?!” pekik Riyoung kepada gadis yang sedang merenggangkan otot-ototnya.

“Habis…mau bagaimana lagi.” Ucap gadis itu dengan wajah datarnya,kemudian memanjat gerbang besi didepannya kemudian melompat turun -Park Hye Mi- gadis itu berbalik melihat teman-temannya yang memberinya glare dari balik gerbang itu.

“Aku duluan” Hyemi pun berlari meninggalkan mereka bertiga yang mengucapkan sumpah serapahnya.

“Dasar bocah pengkhianat.”

“Pokoknya kita harus menyeretnya jika kita dihukum.”

“Eum!!”

.

.

.

Hyemi side

Gadis itu menghela nafas lega.Karena didepan kelas masih ada beberapa siswa-siswi yang berlalu lalang.Sebelu ia masuk ke kelas,dia menggulung kembali celana selututnya itu.Kemudian berjalan santai menuju tujuan utamanya,kelas 11-A.

Brugh…!

 

“Aak!! Aish..!” desis Hyemi karena seseorang mendorongnya hingga terjatuh saat ia hendak memasuki pintu kelasnya.

“Ops! Maaf,sini kubantu.” Ujar lelaki itu mengulurkan tangannya berniat untuk membantu Hyemi.Namun gadis itu hanya menatapnya tajam seraya berdiri dan meninggalkan lelaki itu.

“Huh? Cih…..sifat macam apa itu.Yaa!” Namja itu -Kim Jong In- berjalan dibelakang Hyemi seraya melontarkan kata-kata maafnya.

Merasa risih Hyemi berbalik dengan cepat kemudian memukul perut Jong in.Membuat lelaki itu mengaduh seraya memegangi perutnya.

“Aku terima kata maafmu.” Ujar Hyemi sebelum akhirnya dia berjalan menuju bangkunya,yang berada disebelah lelaki ber-tagname –Kim Taehyung-

“Kau tidak papa mimi-ah?”tanya Taehyung seraya melihat memar didaerah lutut Hyemi.

“Hmm”

“Aigoo~ Singkat sekali…hahaha” ujar Taehyung seraya mengacak poni gadis itu.

.

.

.

Selama jam pelajaran ke empat gadis itu berada diluar kelas.Dengan posisi berdiri seraya mengangkat kedua tangan mereka.

“Kenapa membawa-bawa aku juga.” Gumam Hyemi dengan tampang tanpa dosanya.

“Ha!-ha!-ha!…..kita semua kan terlambat,jadi kau harus dihukum juga HuaaHahahaha!”ujar Riyoung seraya tertawa murka.

“Kau itu lebih muda dari kami.Jadiii~ Kau harus patuh terhadap kami.Arra!”ujar Eunhee

“Terserah.”

“Mwo!! Kau cari mati hah!! Pekik Riyoung menjambak rambut Hyemi.

“YAAK!! APPO!!” tak mau kalah Hyemi pun balas menjambak rambut Riyoung.Kedua gadis itu pun saling meneriaki satu sama lain.

“Huh~ Mulai lagi.” Gumam Eunhee kemudian menengahi mereka. “Yah…kalian berdua hentikan! AAAK YAKK!! Jangan menarik rambutku!!” pekik Eunhee yang akhirnya juga ikut menjadi korban aksi saling menjambak itu.

Rinrin hanya menghela nafasnya,dan memilih untuk diam dan tidak ikut campur.

“Sstt! Rin-a~” panggil seseorang.Rinrin menengok kekanan dan kekiri mencari sumber suara tersebut.

Senyum Rinrin mengembang ketika melihat seorang lelaki yang sedang bersembunyi dibalik tembok.Lelaki itu memanggilnya.Rinrin mengendap-endap pergi meninggalkan ketiga temannya itu.Dan berdiri tepat dihadapan lelaki itu.

“Bagaimana oppa bisa ada disini?” tanya Rinrin,lelaki itu mencubit kedua pipi Rinrin dengan gemasnya.

“Appo..oppa!”

“Hehehe….siapa suruh kau imut sekali.”

“Huh~” Rinrin menghembuskan nafasnya kesal. “Aku tanya,bagaimana oppa bisa ada didekat kelasku,bukannya ini jam pelajaran?”

“Aku mempunyai feeling kalau kau dihukum.Kajja!” namja itu -Kim Nam Joon- namjachingu Rinrin,menarik Rinrin yang salah tingkah dibelakangnya.

Seperti biasanya jika mereka sedang berdua saja disekolah.Namjoon akan mengajak Rinrin bermain diatap.Namun siapa yang tahu,kata ‘bermain’ itu adalah hal yang seharusnya tidak mereka lakukan di sekolah atau dimanapun.Karena hal itu terlalu dewasa untuk dilakukan remaja berstatus pelajar seperti mereka.

.

.

.

Tiga orang gadis sedang duduk memakan makanan siangnya dikantin.Riyoung memakan makanannya tanpa melepas tatapan tajamnya kepada Hyemi didepannya yang sedang memakan makanannya dengan santai.Eunhee menghembuskan nafasnya melihat kedua sahabatnya itu.

“Jangan menatapku seperti itu,ini semua bukan kesalahanku.” Ucap Hyemi dengan santainya seraya menyendok makanannya.Riyoung memejamkan matanya menahan amarahnya.

“Yak!”

“Yah!! Bisakah kalian akur sehari saja! Aku lelah mendengar pekikan kalian berdua.Riyoung,memangnya dia punya salah apa denganmu,hanya karena dia berbicara singkat kepadamu kau selalu marah padanya.Dan kau Hyemi,bisakah kau bersikap lebih baik kepada ka-”

“Apa itu berarti aku harus memanggil kalian dengan sebutan eonni?”tanya Hyemi dengan wajah datarnya.Eunhee mengangguk dengan bijak.

“YA! Panggil aku eonni sekarang!” ujar Riyoung menatap Hyemi dengan tatapan menuntutnya,

“Ajumma,aku mau pergi dulu.” Ucap Hyemi beranjak pergi seraya membawa nampannya yang sudah kosong.

“Aish!! Bocah itu benar-benar.” Desis Riyoung

“Sudahlah…..dia mungkin sedang ada masalah.”

“Yah…dia kan memang bermasalah.”

“Hmm….iya,dia selalu seperti itu sejak appanya meninggal dan lagi,heolmani-nya juga menyusul.Dia pasti kesepian,terlebih lagi dia hanya tinggal dengan eommanya yang galak itu.”

Riyoung terdiam,dia memikirkan kejadian yang ia lihat saat melihat Hyemi menangis sendirian ditempat yang gelap dirumahnya setelah acara pemakaman heolmaninya selesai.

“Ah…iya,kau benar…..aku bisa merasakannya.Dia benar-benar terlihat murung.Tapi tetap saja dia aneh”gumam Riyoung.

“Sudah,jangan bahas masalah itu.Eh iya! Ngomong-ngomong kemana Rinrin?”

“Tau tuh~,paling-paling juga sedang bersama geng namja-namja mesum itu.”

“Huh? Kuharap mereka tidak berbuat macam-macam kepada Rinrin.”

“Biarlah,bukankah anak itu sering melakukannya dengan pacarnya-Aaak!! Sakit!! YAK! KENAPA KAU MEMUKUL KEPALAKU?!” pekik Riyoung karena Eunhee menjitak kepalanya secara tiba-tiba.

“Jangan berperasangka buruk dengannya,bagaimanapun dia teman terdekatku daripada kau dan Hyemi.Tidak mungkin dia melakukan hal sevulgar itu!”

Disaat mereka sibuk memperdebatkan pendapat mereka terhadap Rinrin.Tiba-tiba suara mic terdengar diseluruh penjuru ruangan.

Ekhm.Pengumuman! Diharap semua murid yang mengikuti Dance Festival harap berkumpul di ruang practicing utama.Terimakasih.

“Su-su-suaranya sangat menyentuh,ah~ Jeon Jun Guk.” Gumam Eunhee seraya memegangi dadanya yang berdebar,setelah mendengar suara Jungkook,lelaki yang telah membuat fokus pandanganya hanya kepada lelaki itu seorang,saat mereka sama-sama masih kelas sepuluh dulu.Lelaki yang membuat Eunhee menjadi stalker seorang -Jeon Jungkook-

Riyoung menyumpalkan dua kentang goreng kemulutnya sendiri,kemudian menepuk bahu Eunhee seraya berdiri.

“Aku pergi dulu,dah~”

“Ah…iya,hati-hati ne!”

“Ya!”

.

.

.

Taehyung pov

Kulangkahkan kakiku menaiki tangga menuju atap.Sudah biasa,aku mencari sahabat tercuekku itu.Gadis itu terbiasa menyendiri ditempat yang tenang,seperti atap sekolah yang menjadi tempat favoritnya untuk menenangkan diri dan aku akan selalu datang mengganggunya.Aku sudah diambang pintu atap,sepertinya aku mendengar suara aneh dbalik pintu ini.

“Apa Hyemi sedang sakit? Kenapa dia melenguh seperti itu?” Tanpa aba-aba pun aku membuka pintu atap dan,

WAWAWA!!!! Gawat,aku melihat pemandangan menggelikan disini.Rinrin dan Namjoon hyung,aish!! Apa yang mereka fikirkan,kenapa melakukan hal menjijikkan seperti itu di sekolah.

“Oppah…a..ada..Taehyunghh….”ujar Rinrin setengah mendesah karena Namjoon hyung seperti tengah menciumi lehernya.Astaga mereka sudah gila tingkat dewa.

“Ah!! Tidak,maafkan aku mengganggu!!” ujarku kemudian berlari cepat dan menutup rapat pintu atap.Kusenderkan punggungku pada pintu dan mengatur nafasku terengah-engah.

“Haish!! Aku muncul disaat yang tidak tepat.”

Kudengar suara derap langkah kaki,dan benar dugaanku.Hyemi,gadis kaktus itu menaiki tangga dengan earphone yang menutupi kedua telinganya seraya memegang iPhonenya.Dia berhenti sejenak dan menatapku tajam,lalu kembali melangkah dan kembali berhenti saat sudah berada didepanku.Dia menurunkan earphonenya,dan membiarkan benda itu menggantung dilehernya.

“Minggir.” Ujarnya dingin.

“Mwo?! Ah…hahaha Mimi-ah bagaimana kalau kita jalan-jalan ketaman saja?” ajakku seraya merangkul bahunya dan mengajaknya berjalan menuruni tangga.

Hyemi pov

 

“Minggir.” Suruhku.Namun singa gila ini malah memutar tubuhku dan merangkul bahuku.

“Mwo?! Ah…hahaha Mimi-ah bagaimana kalau kita jalan-jalan ketaman saja?” ajaknya seraya menuntunku menuruni tangga.Kupandangi wajahnya yang terlihat seperti begitu panik,dan memasang senyumannya.

Deg! Deg! Deg!

Aish…!! Kenapa perasaan ini muncul lagi.Kenapa jantungku selalu berdetak lebih cepat saat bersamanya.Kim Taehyung,apa yang kau lakukan padaku?

 

Ekhm.Pengumuman! Diharap semua murid yang mengikuti Dance Festival harap berkumpul di ruang practicing utama.Terimakasih.

“Oh…kita harus pergi ke ruang latihan utama sekarang.”gumamnya kemudian menoleh kepadaku yang sedaang memandangi wajahnya.

“Ya…Hyemi Park .Kajja kita pergi.” Ucapnya cukup keras,membuatku tersadar dari lamunanku.Argh….apa aku memandanginya sedari tadi?.

“Ah..?” aku mendorongnya kemudian kugaruk tengkukku.

“Hehehe…sudah puas memandangi wajah tampanku Mimi-ah?”ujarnya seraya terkekeh,kujitak kepalanya dengan keras.Kemudian aku berlari meninggalkannya.

“Hahaha….yah…Mimi…tunggu aku~” panggilnya dengan nada manja.Dengan segera kututup kedua telingaku dengan kedua tanganku dan berlari secepat mungkin menuju ruang latihan.

.

.

.

To be continued…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s