Hidden Secret || BTS.VIXX || Chaptered || Pt.3


Hidden secret.3

Tittle : Hidden Secret

Author :  ChaCha Park (@babypyo23)

Main Cast :

  • Ok Seul Bi *twin of Haneul [Original Cast]
  • Ok Haneul *twin of Seul Bi [Original Cast]
  • Jeon Jungkook BTS
  • Kim Seok Jin BTS
  • Jung TaekWon / Leo VIXX
  • Lee Jaehwan / Ken VIXX
  • Min Yoongi / Suga BTS
  • Park Jimin BTS
  • Kim Gyuri [Origial Cast]
  • Kris EXO

Support Cast :

  • BTS member
  • VIXX member
  • Boyfriend member (Cameo)

Genre :Fantasy,School life,Romance

Rating : PG-17

Leght : Chaptered

Summary : Bagaimana bila ada makhluk mitos yang masih berkeliaran di jaman modern seperti sekarang? Bahkan kau tak bisa menyadari kalau beberapa orang yang kau kenal,adalah beberapa dari makhluk mitos itu.Bagaimana jika makhluk-makluk aneh itu menemuimu,lalu membisikkan sesuatu yang akan membuatmu bertanya-tanya ‘siapa aku sebenarnya dan makhluk macam apa aku?’

Seseorang yang telah membuatku jatuh cinta 5 tahun yang lalu……adalah seorang Monster

.

.

“Huuufft~” Haneul menghela nafasnya kemudiam meminum minuman kaleng bersodanya yang ia genggam seraya duduk menikmati udara segar di taman.Haneul melihat ke sampingnya seraya meneguk sodanya,dilihatnya lapangan basket outdoor yang terletak beberapa meter dari taman,sedang dipenuhi dengan namja-namja yang bermain basket disana.Salah satu namja yang membuat pandangan Haneul ‘terkunci’ adalah namja berambut hitam yang wajahnya dipenuhi peluh yang membuatnya tambah terlihat tampan bagi Haneul.

Haneul terpaku saat melihat namja itu mengangkat kemeja putihnya dan memperlihatkan bentuk tubuhnya,abs-nya yang ‘wow’ bagi Haneul.Haneul meleleh sekarang,mungkin akan cocok jika bergabung dengan yeoja-yeoja disana yang berteriak histeris.Beberapa detik kemudian Haneul tersadar lalu memukul kepalanya.

“Aishh….kelakuan macam apa itu.Begitu vulgar aish….” Haneul menengok lagi ke arah namja itu,dan tanpa disangka namja itu memandang Haneul dengan tatapan tajamnya.Ia adalah Jimin.

Jimin berjalan ke arah Haneul dan lalu duduk disampingnya.Haneul langsung berdiri,karena merasa terganggu jika namja itu berada di dekatnya,apa lagi sifat aneh Jimin atau yang ia anggap ‘vulgar’ itu yang membuat Haneul takut.

“Hai!” Ucap Jimin mengangkat tangan kanannya.

“Ha-hai” jawab Haneul kikuk.

“Yah…kenapa memandangiku begitu? Duduklah.” Ucap Jimin.

“Apa kita pernah bertemu? Aku tidak mau dekat-dekat dengan orang aneh sepertimu.”

“Mwo?! Kau mengataiku aneh? Ahh….jinjja,kau malah mengataiku setelah aku melakukan hal baik kepadamu.”

“Me-melakukan-hal-u-untuk-aku?”

“Kau tidak ingat?” tanya Jimin dan Haneul menggeleng.Jimin menghela nafasnya “Pembantaian kotak susu” ucap Jimin singkat,membuat Haneul berpikir kembali.

“Oh?!”

“Kau sudah ingat?” tanya Jimin.Haneul menjulurkan tangannya menutupi mulut Jimin dengan telapak tangannya.

‘Mata ini kan….’ Batin Haneul

.

.

.

2 month ago

Di depan mini market didekat Inha High School,terlihat empat orang yeoja berseragam sedang berdiri disana dengan salah satunya berdiri ketakutan menatap ketiga yeoja didepannya yang memasang smirk kepadanya.

“Yah…yeoja jelek.Ayo keluarkan kekuatanmu!”

“A-apa maksud kalian.Aku tak mengerti!!”

“Hah….dia alasan eonni.”

“Ya…..Well,sepertinya kita harus membuatnya marah dulu agar dia mau mengeluarkan kekuatan supernatural-nya.”

“Ouu….Rasakan ini!!!” kini ketiga yeoja itu mulai melempari Haneul dengan kotak susu yang mereka bawa.Haneul hanya diam menutup matanya,berharap kekuatannya tidak muncul secara tiba-tiba saat dia merasa tak nyaman.Tiba-tiba saja seorang namja yang memakai jaket,masker dan topi hitam datang dan berdiri didepan Haneul.

“Yah…kau siapa!!! Beraninya kau mengganggu kami!Minggir!!”

“Aku seorang polisi!Cepat pergi atau kalian aku tangkap.” bentaknya.Seketika ketiga yeoja itu berlari terbirit-birit.

“Nu-nuguseo?” tanya Haneul.Namun namja itu hanya berbalik dan langsung pergi begitu saja meninggalkannya memantung didepan minimarket itu.

.

.

.

“Haaah…..kau p-p-p-p-p-pak polisi??!”

“Wahaha!! Akhirnya kau mengingat ku!!” Jimin bertepuk tangan.Dengan sedikit ragu Haneul duduk di samping Jimin. “Tapi seberarnya aku bukan polisi hahaha….mereka saja yang terlalu bodoh.”

“Eum…..Terimakasih.”

“Hmm….tapi kau harus membayar untuk itu.”

‘MWO!!!?? Haah….jangan-jangan dia akan melakukan hal aneh kepadaku atau dia akan menjadikanku menjadi budaknya ataaaau diakan menjualku? Ah…tidaaakk!’ batin Haneul yang mulai teringat dengan drama-drama yang pernah dilihatnya.

“Hahaha…kenapa wajahmu seperti itu? Aku hanya ingin kau melakukan sesuatu untukku.”Jimin tersenyum manis.

‘Nah…benarkan!! Dia akan melakukan hal itu kepadaku…ahh…andwe!!!’ refleks Haneul memeluk tubuhnya sendiri.Jimin menepuk keningnya kemudian menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Yaa!!! Kau menganggapku badboy? Aku hanya ingin kau menemaniku jalan-jalan,itu saja! Tapi kau meminta lebih hahaha….”

“Ah…n-ne…hehehe”

‘mati kau Haneul.Kenapa kau begitu pedenya memikirkan hal-hal aneh itu.Arrghh…..ini karena drama itu pikiranku teracuni…aishh…oke mulai sekarang aku tak akan menonton drama larut malam!!’

“Besokkan hari minggu.Jadi malam ini tidak perlu belajar,aku ingin mengajakmu ke suatu tempat untuk menghibur diri,nanti malam aku akan menunggumu didepan asrama jam enam  O.K!!”

“Ah..O.K”  Haneul melihat Jimin yang kembali bergabung dengan teman-temannya kemudian kembali melanjutkan permainan basket mereka yang tertunda.Haneul merasakan ada aura mengerikkan disekitanya,ia menengok ke belakang yeoja-yeoja itu menatap Haneul dengan tatapan killernya.

“Hehehe….” haneul terkekeh seraya mengacungkan kedua jarinya membentuk ‘V’ line.

.

.

.

Seoul,06:15 KST

Didalam kamarnya Seulbi memeluk lututnya seraya menangis ketakutan.Kilatan-kilatan ingatan bermunculan secara tiba-tiba di benaknya.Dan ketika ia mengangkat wajahnya untuk melihat kesekeliling ia hanya melihat darah dan darah disetiap sudut ruangan itu.Ia semakin mengeratkan melukan pada lututnya.

“Seulbi….” panggil Jungkook bersamaan dengan suara pintu yang terbuka.Seulbi mengangkat kepalanya,tak ada lagi darah disekitarnya.Ia tahu itu hanya ilusi.Ilusi yang selalu menghantuinya setiap saat ketika ia sedang sendiri dan kesepian.

“Eum…”

“Kau kenapa?” Jungkook duduk ditepi ranjang Seulbi,tepatnya disamping Seulbi.

“Aku baik-baik saja.Hanya saja….” Seulbi menunduk “Aku sedang memikirkan tentang mereka yang menginginkanku.Aku tak tahu apa yang akan mereka lakukan padaku,tapi aku tahu apa yang mereka incar dariku.” Seulbi menyentuh dadanya.

“Aku tahu mereka mengincar kekuatan mutiaraku.Mereka akan menggunakanku,iya kan? Setelah raja penyihir iblis bangkit dan menjemputku,hatiku akan mati,aku akan menjadi sesuatu yang berbahaya di dunia ini.Aku akan membunuh semua orang yang kusayangi…..”

“Jangan berkata seperti itu.Dan kau tidak akan melakukan itu semua.”

“Maksudmu?”

“Belum saatnya kau mengerti.”

“Jungkook.” panggil Seulbi.

“Hmm…?”

“Aku ingin jalan-jalan.”ucap Seulbi polos.Jungkook pun tersenyum.

“Baiklah.Ayo! Kita berangkat sekarang!!” ucap Jungkook semangat.Seulbi hanya tersenyum tipis melihat Jungkook.

.

.

.

Seulbi sangat senang malam ini, untuk kedua kalinya dalam seumur hidupnya Seulbi pergi ke Lotte world bersama Jungkook.Bedanya dulu ia pergi ke tempat itu saat mereka berdua bolos sekolah.Seulbi menarik Jungkook kesana kemari menaiki wahana yang sangat menyeramkan bagi Jungkook sampai-sampai perutnya terasa mual.

“Hah….Beraninya mereka membolak balikkanku seperti itu! Aduuh…perutku…” gerutu Jungkook seraya membungkook memegangi perutnya.Seulbi hanya menertawainya seraya menepuk-nepuk punggung Jungkook.

“Hahahaha……apa kau sedang mengutuk mereka? Huh kajja…kita naik yang itu!”

“Lagi???!!!!!”

“Hwaeeeee?????!!” Seulbi memasang Aegyeo mautnya.

“Aku tidak mau.”

“Yasudah! Pergi sana,sshh….aku marah!” Seulbi mempoutkan bibirnya seraya menyilangkan tangannya didepan dada.Jungkook hanya memasang cengonya.

“Kau mau ice cream coklat.” tawar Jungkook untuk menghindari ajakan Seulbi.

“Tidak!! Nanti aku bisa gemuk.”

“Yasudah….aku mau beli untukku sendiri.” Jungkook berjalan menjauh,ia fahan betul hal-hal yang disukai.Jadi tinggal tunggu hitungan detik saja untuk…..

“Yaaaa!!! Aku juga mau ice cream!!!” pekik Seulbi.Jungkook memasang smirknya kemudian berbalik.

“Tunggu saja disana.”suruhnya.

“YES SIR!!!” Seulbi pun langsung menghempaskan pantatnya ke bangku kayu dibelakangnya.Ia mengeluarkan ponselnya.Lalu mengambil selca disana.

“Eh…..Ji-jimin kau mau apa?” ucap seseorang membuat Seulbi mengangkat kepalanya lalu menoleh kanan,kiri,depan, dan yap dibelakang Seulbi tepatnya didekat pohon ditepi jalan ia melihat Haneul dan Jimin.

“Uwah…menarik,mereka sedang berada disini.Dan eih….apa mau yang dilakukan si bantet mesum itu kepada Haneul,wawawah……mau berciuman ditempat umum ya.Aa! Aku harus memotretnya!” gumam Seulbi seraya bersembunyi didekat gerobak CottonCandy.

“Nona mau beli cotton candy?” tanya si penjual pada Seulbi yang asik memposisikan kameranya.Seulbi mendengus lalu membeli cotton candy berbentuk ice cream tiga warna ukuran mini itu.

Lupa dengan misinya,Seulbi malah selca dengan cotton candy itu.

“Eh….aku lupa!! Aish…” Seulbi kembali fokus dengan Haneul dan Jimin.

Perlahan Jimin mendekatkan wajahnya ke wajah Haneul,namun kemudian beralih ke leher Haneul.Jimin mengeluarkan taringnya yang tajam tanpa Haneul sadari.Seulbi terkejut,ternyata dugaannya selama ini salah.Jimin yang ia kira hanyalah manusia biasa ternyata adalah seorang vampir,sama seperti teman satu grupnya.

“A-apa?!! Dia gila!!” Seulbi berlari menuju Jimin dan Haneul.

“Jangan dekati Haneul!!!” Hyuk menarik kerah baju Jimin lalu memukulnya dengan keras sampai-sampai jimin jatuh tersungkur.Sedangkan Seulbi menarik Haneul dan mendorongnya,Seulbi menyilangkan tangannya didepan dadanya seraya memasang tampang dinginnya.

“Apa yang kau lakukan?” tanya Jimin berpura-pura terkejut,taringnya yang tajam sudah tak terlihat lagi.

“Aish….kau!!!”

“Geumanhae Hyuk” ucap Seulbi menahan tangan Hyuk yang nampak terkejut melihat Seulbi.

“Seulbi.” lirih Jimin.

“Bangun!” Ucap Seulbi,Jimin pun bangun,berdiri sejajar dengan Seulbi yang menatapnya tajam.Seulbi menjitak Jimin.

“Aishh!! Dari mana saja kau,cepat pulang sana!! Kepala sekolah mencarimu!” Seulbi menarik Jimin menjauh dari Hyuk dan Haneul,yang masih diam terbengong dengan tingkah Seulbi yang kekanakan.

“Ah…Haneul!! Kau tidak apa-apa?! Apa ada yang terluka?”ucap Hyuk panik seraya membolak-balikkan tubuh Haneul.

“Aku tidak papa.” Haneul menjawab hyuk dengan polosnya kemudian merengut kepada Hyuk. “Eum…memangnya aku kenapa?Dan apa yang kalian berdua lakukan? Sepertinya kalian menyembunyikan sesuatu dariku-”

“Huah…syukurlah kalau kau tidak apa-apa.Kajja kita pulang!!” Hyuk berjalan seraya merangkul bahu Haneul.Sedangkan Haneul memandangnya,seolah ia tahu Hyuk memang sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

“Yak…eh..yak…yak!! Pelan-pelan jalannya.” Pekik Haneul.Dan hanya Hyuk menoleh dan menyengir kuda kepada Haneul.

“Lain kali jangan pergi jalan-jalan tanpaku! Apa lagi kau bersamanya,ih….aku tidak akan setuju.”

“Haish….Jinjja.Memangnya kau siapaku,mengaturku seperti itu.”

“Guardian Angelmu~”

“Hahaha….yasudah,terimakasih….Guardian Angelku~” mereka berdua pun berjalan menuju pintu keluar dan pulang asrama masing-masing.

.

.

Sedangkan ditempat lain.Seulbi,Jimin dan Jungkook sedang berjalan bersama, dengan Seulbi yang berjalan didepan seraya memegang Ice creamnya dengan Jungkook dan Jimin yang berjalan dibelakang Seulbi.

“Aku ingin pulang.” Gumam Jimin dingin.Seulbi berhenti berjalan kemudian menoleh ke arah Jimin dan menatapnya horror.

“Kau berhutang budi kepadaku.” Ucap Seulbi seraya berlari kecil ke arah Jungkook dan Jimin.Berdiri diantara mereka berdua dan menatap keduanya sejenak.Seulbi menggandeng lengan Jungkook dengan tangan kanannya dan menggandeng lengan Jimin dengan tangan kirinya,Seulbi tersenyum saat keduanya menatapnya.

“Aku ingin bahagia.Setidaknya malam ini saja.” Seulbi tersenyum tipis. “Huah..!! Lupakan apa yang akan terjadi besok.Kajja! Kita bermain sepuasnyaaaaaa!!!”

Seulbi menarik keduanya berlari ke arah wahana-wahana yang mengerikkan bagi Jungkook.Jungkook pun menolak untuk menaiki wahana itu lagi.Dan kini Seulbi dan Jimin mulai bersenang-senang menaiki wahana ini-itu tanpa Jungkook.Berbanding jauh dengan Jungkook, justru Jimin sangat senang menaiki wahana-wahana pilihan Seulbi,membuat Jungkook bergidik ngeri melihat mereka berdua.

Setelah lelah menaiki wahana roller coaster.Mereka bertiga memasuki wahana rumah hantu.Keadaan berbalik setelah mereka bertiga memasuki rumah hantu.Seulbi memeluk Jungkook menyembunyikan wajahnya agar tidak melihat orang-orang yang berpakaian dan bermake-up seperti hantu itu.Sedangkan jimin sudah berlari lebih dulu karena terkejut dengan tangan yang tiba-tiba saja muncul dari tembok dan menepuk bahunya.

“Yaah!! Kalau kau berada didepanku seperti ini aku jadi susah berjalan.”keluh Jungkook

“Aku takut!”

“Kalau begitu berjalanlah dibelakangku dan tutup telingamu.Jika kita berjalan lamban mereka akan mengejar kita.”

“Hah!! Benarkah.Ta-ta-tapi-tapi jika mereka tiba-tiba saja berada di belakangku bagaimana?” Seulbi merengek.

“Huaa…..aku ingin cepat keluar dari sini.”

“Yaah…! Kenapa menangis?” Tanya Jungkook namun tangis Seulbi malah makin memekik. “Oh..baiklah-baiklah..” Ucap Jungkook pasrah,Seulbi pun kembali memeluk Jungkook.

“Kau ini benar-benar aneh.” Gumam Jungkook.

“Kau mau aku menangis lagi?”

“Ahh…tidak…tidak…melihatmu menangis itu lebih mengerikkan”

.

.

.

Jin sedang berada di ruangan pribadinya yang gelap untuk melakukan eksperimennya.Meneteskan cairan berwarna biru tua,merah,dan beberapa cairan berwarna gelap lainnya kemudian ia mengaduknya.Ia menghembuskan nafasnya,menutup matanya,lalu membuka mulutnya.Dari dalam mulutnya keluarlah mutiara hitam,ia memasukkan mutiara hitam itu kedalam campuran cairan yang ia buat tadi.

“Hmm….harinya sudah dekat.” Gumam Jin seraya memandangi mutiaranya yang mulai menyerap cairan tadi.Mutiara itu melayang-layang didepan Jin kemudian Jin membuka mulutnya dan mutiara hitam itu masuk ke dalam tubuhnya.

“Bertahanlah dulu di dalam sana.Aku akan mengembalikanmu kepada tuanmu.Hahaha…”

“Oppa” panggil seorang yeoja yang baru saja memasuki ruangannya.Jin tersenyum hangat lalu mendekati yeodongsaengnya,Kim Gyuri.Gyuri menenggelamkan kepalanya di dada Jin disela pelukannya.

“Kenapa kau belum tidur?”

“Aku tidak bisa tidur.Dia selalu datang saat aku mulai masuk ke dalam mimpi,dia akan membunuh oppa dan juga aku.Aku takut kehilangan oppa….aku sangat takut!”ucap Gyuri mencengkram baju Jin seolah dia memang benar-benar ketakutan.Jin mengelus rambut halus Gyuri seraya memejamkan matanya.

“Sebentar lagi.Bersabarlah,kita akan mendapatkan apa yang seharusnya kita miliki.”Jin menghentikan tangannya yang semula mengelus rambut Gyuri,ia mengeluarkan cahaya violet dari telapak tangannya dan membuat Gyuri tertidur.

“Bangunlah besok.Lebih baik kau tak melihat apapun saat ini,sebentar lagi kita akan keluar dari kesengsaraan ini.Maafkan aku membuatmu terlibat.Gyuri…..”

.

.

.

——————-     Seul Bi pov    ——————-

 

Jaeguk High School,2A class.

Haah….membosankan sekali.Sudah berapa kali materi ini terus diulang? Tsk! Ini gara-gara Waeji,paras sih boleh cantik dan dia juga anak orang kaya.Tapi apa gunanya jika otaknya tidak berfungsi.Haish….guru-guru ini terlalu penurut kepadanya.Aku berdiri dengan memasang wajah datarku,sontak membuat seluruh isi kelas menatapku.

“Aku bosan!” ucapku lalu melirik Weiji dan menatapnya sinis “Kenapa kau tidak sewa guru lain untuk mengajarimu les privat?” ucapku sinis lalu berjalan meraih knop pintu.

“Yaa!! Ok Seulbi!! Kembali ke temp-” ucapnya terpotong karena aku cepat-cepat menghipnotis saem yang sudah seperti anjing penurut itu.Aku pun membuka pintu san berjalan keluar.Kulihat Taekwon sunbae menuruni tangga seraya memasang headset dikedua telinganya.Aku hanya tediam melihatnya,memandangnya dari kejauhan.

“Aah….hari-hari ini aku sudah tidak membuat apa-apa untuknya.Bagaimana caranya meminta maaf ya?” aku menggigit lidahku,seraya menggaruk kepalaku yang tidak terasa gatal.

Akhirnya aku pun kuputuskan untuk mengikuti langkah Taekwon sunbae,dan berjalan dibelakangnya.Aku bersembunyi dibalik tembok saat Taekwon sunbae berbelok dan masuk ke dalam gedung olahraga.Dan benar dugaanku dia memasuki lapangan basket indoor.Aku pun juga ikut masuk dan mengambil tempat duduk di bangku penonton,dan ini VIP!! Hanya aku yang menonton permainannya sekarang!! Heol~Ddaebak!!

Dia mengambil satu bola basket dan memulai permainannya tanpa melepas headset yang ia pakai.Disela-sela permainannya aku juga melihat ia sedikit mencampurkan gerakan dance nya,membuatku tak henti-hentinya memuji kehebatannya.

“Wah…benar-benar keren.” Ucapku dengan begitu girangnya.Tiba-tiba pintu gedung ini terbuka.Gawat kenapa mereka semua ada disini.Aku melirik arloji berwarna orange yang terlilit di lenganku.Arghh…jam istirahat!Wajar saja mereka semua bisa kemari.Biar kujelaskan kata ‘semua’ yang ku maksud -.- member bangtan tanpa Jin si monster itu,semua member VIXX  dan juga Ok Haneul.Aku segera berlari kearah pintu keluar yang lain.

“Hyung~”

“Loh itu kan Seulbi.”ucap Haneul,ah gawat dia melihatku?Aku berlari kencang,terbirit-birit seperti orang yang habis melihat hantu.Yah!! Mereka hantunya,aish….bagaimana kalau Jungkook tahu kalau aku berada disana untuk melihat Taekwon oppa.

.

.

.

Aku memasukkan koin ke dalam mesin minuman didepanku lalu menekan tombol didepan minuman yang ingin aku ambil.Beberapa kali aku memencet tombolnya,tetapi mesin ini tetap saja tidak mau mengeluarkan minumanku.

“Ah…sial!! Koinku tertelan” umpatku menendang mesin didepanku.Aku melipat kedua tanganku didepan dada dan mempoutkan bibirku.Aku berbalik seraya memilin rambutku.
Chu~

“Hyaah!!” aku tersentak ke belakang saat bibirku tidak sengaja bersentuhan dengan bibir namja dibelakangku yang membungkukkan badannya.Jin!.Dia tersenyum manis kepadaku,dengan segera aku menggeleng-gelengkan kepalaku.

“Mau apa kau?” tanyaku takut.Dia merengut lalu menunjuk mesin minuman dibelakangku.Aku menoleh ke belakang lalu melihatnya lagi,melihatnya dengan senyuman khasnya.Dengan segera aku berjalan pergi darinya.Aku berlari.

Saat di taman,berkali-kali aku menoleh ke belakang memastikan ia tak mengikutiku.Yap! Aku aman,dia tak mengikutiku.Tapi ada sesuatu yang aneh,tidak biasanya dia melepaskanku dengan begitu mudahnya,bahkan aku tak melihat tatapannya yang menyeramkan.Aku duduk di bangku taman sendirian,sangat sepi disini karena mungkin…ah tidak! Pasti murid yang lain tengah berebut makanan di kantin 1 dan kantin 2 karena hari ini makanannya dimasak oleh 2 Chef tampan dan cantik,dan mereka adalah Chef baru di sekolah ini.

Aku melamun selama beberapa saat.Terlalu bingung apa yang harus kulakukan sekarang,aku benar-benar kurang kerjaan sekarang.Aku hanya mengotak-atik iPhone ku mengetik pesan tetapi kembali ku hapus.Aku menyentuh bibirku,lalu menyentuh dadaku,merasakan detak jantungku yang berdebar.

‘Ini kedua kalinya dia menciumku setelah 5 tahun yang lalu.’ batinku.

“Ini untukmu.” Tiba-tiba saja suara itu terdengar seiring dengan sebuah tangan yang sedang menyodorkan sekaleng jus apel didepan wajahku.Aku mendongak melihatnya,lagi-lagi membuatku tersentak kaget.Lagi-lagi Jin muncul didepanku.

“Waee…..!! Jangan melihatku seperti itu!!” ucapnya merengek seraya menghentak-hentakkan kakinya.Aku heran kenapa sikapnya berubah drastis? Sejak kapan dia seperti itu?Kenapa sifatnya mudah sekali berubah.Apa dia sedang berakting sekarang?

“Kenapa?”

“Karena aku ingin kembali menjadi namjachingu mu.” Ucapnya enteng dan ikut duduk disebelahku.Ia memaksa tanganku menggenggam kaleng Jus yang sudah ia buka penutupnya.Tidak ada racun,apa ia bersungguh-sungguh mengatakan itu?

“Wae? Kenapa melihatku seperti itu?” godanya.

“A-anio!” Aku berdiri seraya menghentakkan kakiku “Yaa!! Sejak kapan kau menjadi namjacinguku?! Aku tidak pernah memiliki namjachingu sebelumnya!! Lagi pula sekarang hatiku sudah terikat dengan seseorang.” Ucapku lantang,aku segera menutup mulutku menggunakan kedua tanganku. ‘Ahh…dia akan mengutukku lagi setelah ini’ batinku panik.

“Benarkah? Jungkooklah orang itu?”ucapnya dengan senyum yang terlihat dipaksakan.

“Y-yah….ada apa denganmu.A-aku pergi!” ucapku langsung berlari darinya.

“Awas jusnya tumpah chagia~”

TBC

Gimana? pendek ya 😀

Maaf juga kalo masih banyak typo.

Kajja!!! LIKE+KOMENNYA DITUNGGU~ – 3 –

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s