HiddenSecret || BTS.VIXX || Chaptered || Pt.1


Hidden Secret

Tittle : Hidden Secret

Author :  ChaCha Park (@babypyo23)

Main Cast :

  • Ok Seul Bi *twin of Haneul [Original Cast]
  • Ok Haneul *twin of Seul Bi [Original Cast]
  • Jeon Jungkook BTS
  • Kim Seok Jin BTS
  • Jung TaekWon / Leo VIXX
  • Lee Jaehwan / Ken VIXX
  • Min Yoongi / Suga BTS
  • Park Jimin BTS
  • Kim Gyuri [Origial Cast]
  • Kris EXO

Support Cast :

  • BTS member
  • VIXX member
  • Boyfriend member (Cameo)

Genre :Fantasy,School life,Romance

Rating : PG-17

Leght : Chaptered

Disclaimer : Loha Chingudeul~ FF ini adalah karya ‘fiksi’ yang author buat,berdasarkan hasil imajinasi dan pemikiran saya sendiri.REMEMBER!! It’s just Fiction J. So,jangan plagiat Fanfict milik saya^^! Juga jangan asal copast aja.Semua OC atau ‘Ok twins’ adalah milik author.Ceritanya disini semua member BTS,VIXX sama BoyFriend satu sekolah okay anggap aja umurnya ngga beda jauh 😀 Tapi khusus Boyfriend hanya muncul dibeberapa part aja hehehe ,kan cameo~ 😀

Summary : Bagaimana bila ada makhluk mitos yang masih berkeliaran di jaman modern seperti sekarang? Bahkan kau tak bisa menyadari kalau beberapa orang yang kau kenal,adalah beberapa dari makhluk mitos itu.Bagaimana jika makhluk-makluk aneh itu menemuimu,lalu membisikkan sesuatu yang akan membuatmu bertanya-tanya ‘siapa aku sebenarnya dan makhluk macam apa aku?’

Jangan pernah biarkan kesedihan di masa lalu membuatmu takut tuk menerima seseorang yg baru. Takdir masa lalu terkadang membuat kita merasakan sakit yang mendalam.Namun,bisakah kita mengubah takdir di masa yang akan datang.Harapanku adalah takdir tersembunyi,takdir yang akan membawa kebahagiaan bagi kami semuanya.

Aku,Dia,Mereka,dan……Ini adalah kisah Kami Semua

 

 

——————-    Author pov    ——————-

At Prosperous Castle

“Eomma……,Appa……”Ucap seorang gadis memanggil kedua orang tuanya yang sedang berada di depannya,memandang gadis kecil yang terlihat berumur sekitar 8 tahun itu.Gadis itu meremas gaun putihnya yang ia kenakan.Ia nampak ragu dengan apa yang akan ia katakan kepada oang tuanya itu.

“Iya sayangku.Ada apa?”tanya wanita paruh baya yang berjongkok lalu mengelus rambut pirang putri tercintanya itu,lalu sedikit membenarkan mahkota kecil yang dikenakan gadis itu.

“Kamu mau main keluar ya?” tebak pria paruh baya yang juga ikut berjongkok dodepan gadis itu,memegang kedua tangan mungil anaknya itu.Gadis itu terdiam dan beberapa saat kemudian gadis itu menangis.Membuat kedua orangtuanya itu cemas.

“Maafkan aku appa hiks……eomma…..hiks…..selama ini aku kesepian,aku bermain ke luar istana bukan untuk bermain….hiks….Aku pergi ke padang buga bersama Sang Hyuk oppa….hiks…..dia menemaniku setiap aku ingin menangis-” ucap si gadis itu dengan suara yang keras di sela-sela tangisnya.

“Aku….hiks…a-aku….merindukan Seul Bi.Aku ingin menemuinya,aku berjanji akan membawanya pulang ke rumah.” ucap gadis itu berhenti menangis lalu menatap ‘appa’-nya yang langsung berdiri setelah mendengar nama Seul Bi diucapkan.Si eomma pun juga ikut berdiri memegang bahu suaminya dan mengelusnya dengan penuh kasih sayang berharap suaminya itu meredam amarahnya.

“TIDAK BOLEH!!” ucap sang appa dengan tegas tanpa melihat ke arah anaknya itu.

“Yeobo….tenang.Jangan keluarkan amarahmu didepan anak kita.” ucap wanita paruh baya itu dengan lembut.

“A-a-appa……” gumam gadis itu menundukkan kepalanya.Beberapa detik kemudian ia mengangkat wajahnya.

“Ha-Haneul-ah….jangan lakukan ini.Appa-mu punya alasan untuk hal ini.Sekarang Haneul ikut eomma ya.Kita main di kamarmu.” Ucap wanita itu mencoba membangunkan anaknya yang tengah memeluk kaki ‘appanya’ itu.Haneul terus menepis tangan eommanya itu.

“Haneul…Lepaskan!!” bentak appa Haneul

“Aku akan mau melepaskan kalau appa mengizinkanku pergi ke kota untuk mencari Seul Bi.Dia adikku Appa,kenapa kami dipisahkan?Aku janji,aku tak akan bertengkar lagi dengan Seulbi…..aku janji Appa”ucap gadis itu dengan suara paraunya.Tatapan sang appa menjadi sedih,ia melihat Haneul.Lalu memegang bahu Haneul,dan menatap mata gadis itu.

“Kalian berbeda.Maafkan appa” ujar Sang appa itu lalu berlalu meninggalkan keduanya.Haneul kembali menangis.Sang eomma memeluknya erat seraya mengelus kepala Haneul.

“Appa jahat ,eomma…..hiks…Appa jahat!!”

“Aku yakin suatu saat keputusan appa pasti berubah” ucap sang eomma lalu mengecup dahi anaknya yang sedang menangis.

 

——————-    Author pov    ——————-

 

——————-     Seul Bi pov    ——————-

Busan, 09:37 KST

At INHA HIGH SCHOOL
“Kenapa? Kau terkejut? Hahah….” ucapku dengan nada sinis seraya melipat kedua tanganku didepan dada lalu menatap gadis didepanku dengan tajam.

“Yena-ah….Ada apa denganmu?kenapa sikapmu jadi berubah?”

“Hahahaha….hahaha….” aku tertawa keras seraya bertepuk tangan,lalu kembali menatapnya tajam. “Kau bilang sifatku berubah? Justru inilah diriku yang sebenarnya!!! Kau pikir aku hanyalah gadis bodoh yang bisa kau manfaatkan seenaknya untuk membantumu mendekati Youngmin oppa?!! TIDAK!! Kau salah besar Cho Yeonji”

“Yena-ah….kau-”

“Kau tak tau betapa sakitnya aku melihat kalian berdua?! Sangat sakit!! Itulah yang kurasakan sejak 2 tahun yang lalu.Sejak kau pindah ke sekolah ini semua orang yang kusayangi beralih untuk selalu berada di pihakmu” tanpa kusadari air mataku jatuh,dengan segera aku mengusapnya dengan kasar “Itulah sebabnya aku melakukan semua ini kepadamu.Aku ingin kau merasakan hal yang sama seperti ku.MENDERITA!! Itu saja!”pekikku menatapnya tajam.Sedangkan gadis didepanku memasang ekspresi terkejutnya,lalu memandang ke arah tepat di belakangku lalu ternganga.

“Yo-youngmin oppa-” ucapnya.Aku tersentak lalu berbalik.Namja didepanku ini menatapku seolah-olah ia sangat marah padaku.

“O-o-oppa…a-aku-”

“Jika sebelumnya kau pernah berkata kepadaku.Seseorang yang tak pantas kupilih,adalah seseorang yang bergantung pada oranglain seperti tumbuhan parasit.Maka,kau lebih buruk dari tumbuhan parasit.Teganya kau” ujar Youngmin lalu berjalan dengan menarik tangan gadis itu.Gadis itu tersenyum penuh kemenangan saat memandangku.

“AAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!” pekikku penuh amarah,lalu menangis.Lalu tiba-tiba seseorang memutar tubuhku lalu memelukku erat.

“Kwang Min oppa…aku tahu ini kau.Jebal lepaskan aku”

“Menangislah…..menangis sepuasmu”

“Tidak….aku tak mau menjadi parasitmu-”

“KAU BUKANLAH PARASIT BAGIKU!!”

“….”

“Menangislah” ujar namja itu mengelus rambutku.Aku pun menangis,lalu perlahan membalas pelukannya.

CUT!!! GOOD!! 

Ucap  Sutradara Choi.Aku pun melepas pelukanku dengan namja bernama KwangMin itu.Temanku,sekaligus rekan kerja di dunia akting.

“Aaahh…romantis sekali.Ah….aku terhanyut ke dalam alur dramanya” ujarku seraya mengibaskan kedua tanganku ke depan wajahku yang panas karena menangis.Sambil sesekali menunduk kepada semua orang seraya mengucapkan ‘Gamsahabnida’ dengan wajah penuh senyumku.

“Ini” ucap KwangMin memberiku sapu tanganya.Aku pun menerimanya dan berterimakasih.Dialah sahabat terbaikku,bukan di dalam Drama tetapi di kehidupan nyata.Dia sahabatku…teman sekelasku.“Kau sangat hebat,tadinya aku khawatir sutradara akan membuatku mengulangi adegan itu jika aku membuat kesalahan.Kau hebat!” ujarnya mengacungkan jempolnya.Aku hanya tersenyum sebagai respon.

“Kau juga.Hhhh….sayang besok hari terakhirku untuk syuting ‘Boyfriend In Love’ ” ucapku berpura-pura sedih.Kwangmin malah tertawa.
Disaat aku melihat member yang lainnya mendekat ,aku menepuk bahu Kwangmin lalu melambai padanya seraya berlari kecil ke arah makeup stylists ku.

BREAK TIME

Ujar salah satu kru.Yass…akhirnya aku bisa jalan-jalan.Setelah selesai dengan make up ku.Aku berjalan-jalan di sekolah yang kosong ini *Karena jam pelajaran * Seraya melakukan beberapa selfie menggunakan kamera iPhone ku.Selfie menggunakan seragam,lalu menguploadnya.

“KwangMin oppa!!” Panggilku melambaikan tanganku pada namja berambut dark brown itu.Ia tersenyum,aku pun berlari kecil menghampirinya.Setelah berada didekatnya aku menoleh kesana-kemari memastikan tak ada yang melihat kami.

“Tenang saja,disini aman.Lihat!” ujar KwangMin oppa seraya menunjuk ke ruangan di samping kanannya ,yang pintunya terbuka lebar.Aku pun melangkah dan mendongakkan kepalaku untuk mengintip sedikit.Sialnya semua member ‘Boyfriend’  melihatku dengan tatapan bingung.Aku berdiri tegak lagi lalu menjauh dari pintu.Tetapi Si KwangMin itu malah merangkul ku dan membawaku masuk kedalam ruang kelas yang memang sepi itu *Karena disewa untuk syuting*

“WAAHHH….. fairy tears datang” ujar YoungMin.Entah kenapa,tapi rasanya aneh melihat Si kembar ini.Rasanya aku teringat sesuatu.Sekilas aku melihat warna rambut mereka,aku jadi ingat dua anak gadis kembar sedang bertengkar dimimpiku.

“Hey Seul Bi kau kenapa?” tanya Donghyun oppa seraya mengguncangkan bahu kiri-ku

“Aku tak apa-apa oppa” ujar ku tersenyum

“YAAA!! Ini tidak adil.Semua member kau panggil ‘oppa’ ,bahkan maknae MinWoo juga kau panggil oppa.Kwangmin juga kau panggil ‘oppa’ padahal aku hyung nya”protes Youngmin

“Lalu” ucapku dengan wajah datar seraya melipat kedua tanganku didepan dada.

“Karena-i-itu-a-aku”ujarnya tergagap,sepertinya sulit mencari alasan.Aku tahu dia orang yang pemalu.

“Alasan aku tidak memanggilmu oppa karena kau lebih buruk dari parasit”ujar ku menahan tawa karena aku menggunakan separuh dialognya saat tadi memainkan drama.

“AAAAAAAAAKKHH…..uhuk..uhuk!!” semua orang menertawai MinWoo karena dia berusaha mengikuti dialog ku saat aku memekik,namun MinWo malah terbatuk.KwangMin oppa mendekat ke arah YoungMin lalu memeluknya.Mungkin KwangMin oppa berniat membuatku tertawa.Tapi tidak,hatiku berkata lain aku mengingat sesuatu,tapi apa sih??!

“Yaaa lepaskan aku.” gerutu YoungMin

“Menangislah sepuasmu.” ucap KwangMin oppa,semua tertawa terbahak-bahak.Kecuali aku,aku hanya tersenyum.Tiba-tiba bel sekolah berbunyi.Yah..ini pasti waktunya makan siang.Kalau ada murid yang melihat aku dan mereka bersama pasti akan ada masalah.Itu lah yang namanya fans.

“Eh…aku pergi dulu.” Ujarku tersenyum lalu melambaikan tanganku lalu berbalik.

“Hati-hati….” ucap YoungMin yang terdengar meledekku.Aku menoleh ke belakang seraya mengepalkan tanganku.Ia mengangkat bahunya.Aku memutar bola mataku kesal.Lalu kembali berjalan.
Baru saja aku keluar dari pintu.Seseorang yang sedang berlari tak sengaja menabrakku dengan keras.Aku terjatuh minuman yang ia bawa tumpah mengenai bajuku.

“Dasar dia…..sudah kubilang hati hati.Hahahaha….” ucap YoungMin dari dalam ruang itu.

“YAAAAAKK….!!! YOUNGMIN DIAM KAU!!” pekikku semuanya terdiam melihatku.

“A-a-a-ah…!! Maafkan aku…aku benar-benar minta maaf” ucap gadis didepanku.Aku tetap menunduk membersihkan bajuku.Aku menoleh ke arah pintu semua member Boyfriend memandangiku lalu memandang gadis itu bergantian.

——————-  Seul Bi pov End  ——————-

 

——————-     Author pov      ——————-

 

“Kenapa?” tanya SeulBi ,Ia hendak menoleh.Namun gadis berambut Dark brown itu memeluk SeulBi.

“Seul Bi.” ucapnya.Seulbi mengira itu Fans nya.

“Kalian….-”gumam DongHyun nampak sedikit terkejut seraya mengedip kan matanya berkali-kali seolah tak percaya menatap SeulBi dan Haneul.

“A-ah…jangan begini.” ujar SeulBi mendorong pelan gadis itu.Gadis itu tersenyum sedangkan SeulBi menganga lalu menutup mulutnya.

“Kalian kembar…..woaaahhh!!!” seru MinWoo bertepuk tangan.Semua member minus KwangMin pun berseru dan menanyai SeulBi hal-hal yang SeulBi pun tak tahu

“Hey….bukannya kau anak tunggal SeulBi-ah?” tanya KwangMin nampak bingung.

“Aku tentu anak tunggal oppa!! Aah…ige mwoya? Aaa…maldo andwe…” kata SeulBi meyakinkan dirinya,SeulBi melihat gadis didepannya.

“Siapa kau?” ucap SeulBi pelan.

“Se-Seul Bi kau tak mengingatku?” ucapnya memegang bahu SeulBi.Dengan cepat SeulBi menepisnya kasar.

“Katakan siapa kau?” ucap SeulBi pelan namun sedikit terdengar marah.Gadis itu tersenyum ramah.

“Aku Ok Haneul.” SeulBi mengangkat sebelah alisnya bingung “Kakakmu.” lanjutnya.SeulBi shock,ia tak percaya.Perlahan SeulBi melangkah mundur dari Haneul.

“SeulBi-ah gwenchana??” tanya HyunSeong khawatir.

‘Sakit!!Kepalaku sakit’ batin SeulBi seraya memegangi kepalanya.Haneul menyentuh dahi Seulbi,berusaha membagi ingatannya dengan SeulBi.Namun kekuatan SeulBi lebih kuat,ia menyiku wajah Haneul hingga Haneul terjatuh.

“APA YANG KAU LAKUKAN!!” pekik SeulBi.Kwangmin dan DongHyun menarik lengan Seulbi seraya berusaha menenangkannya.Seulbi pun mencoba setenang mungkin,lalu mendekati Haneul.Bibir Haneul berdarah,namun Haneul tetap tersenyum ke arah SeulBi.Haneul pun berdiri.

“Kau sama sekali tidak berubah.” ucap Haneul tersenyum.

SeulBi hanya menatap Haneul datar.Menatap Haneul beberapa menit,sampai sutradara memanggil mereka untuk berkumpul.Seulbi dan yang lainnya meninggalkan Haneul sendiri.

Syuting drama kembali dimulai.SeulBi mengganti seragamnya dengan baju yang ia bawa,karena seragamnya sedang dibersihkan oleh asistennya.
SeulBi tampak gelisah,keringatnya tampak membasahi dahinya.

‘Apa yang kulihat tadi? Kenapa aku melihat…masa kecilku.Dengan…kembaranku? Aku punya sau dara? Tapi aku yakin almarhum eomma hanya memilikiku saja.Tapi wajah gadis itu…wajahnya…begitu mirip denganku.Aahh….mungkin saja dia salah satu fan ku yang rela mengoperasi wajahnya agar bisa mirip denganku’ batin SeulBi

***

Syuting sudah berakhir beberapa menit yang lalu.Kini Seulbi sedang duduk didalam mobilnya bersama asisten manager yang sedang menyetir dan dengan asisten nya yang duduk di samping SeulBi.

“Eonni bacakan jadwalku hari ini” ucap SeulBi kepada asisten perempuan disampingnya

“Jam 15.30 nanti ada syuting CF(iklan)Yogurt. Jam 17.00 CF Ice Cream Bar Bar,di iklan ini akan syutingnya akan diadakan di beberapa tempat,kali ini kau tidak sendiri.Akan ada boyband Infinite yang akan menemanimu di CF itu.Selanjutnya CF Coklat jam 20.00 .Wah….kau akan lelah kalau seperti ini.Sepertinya kau harus menunda dance practicing dan les vokal dan les musik mu” ujar sang asisten yang bermana Lee Yu Na itu lalu mengambil minuman berfitamin lalu memberikannya kepada SeulBi.SeulBi pun menerimanya lalu berterima kasih dan menenguk minuman itu.

“Ahh…Segarnya” ujar SeulBi “Eonni! Tadi eonni bilang ada beberapa drama yang harus aku tanda tangani kontrak nya.Mana?”tanya SeulBi.Asisten itu pun mengeluarkan beberapa kertas lalu memberikannya kepada SeulBi.

“Ini”

“Wah…..kenapa aku jadi antagonis”ucap SeulBi cemberut “Aku tidak suka jadi pemeran pembantu….apa lagi antagonis lagi” Seulbi memberikan surat kontrak beserta arsip yang menurutnya tidak menarik kepada asisten Yuna.

“Ahh….rasanya aku menolak semuanya saja.Aku ingin mewujudkan impianku jadi penyanyi group.Bukan menjadi aktris seperti ini.Aku ingin cuti satu tahun!!”ujar SeulBi seraya mengunyah permen karetnya.

“Bagunkan aku kalau sudah sampai ,aku lelah”

***

Haneul keluar dari kelasnya,ketika melihat kru-kru mulai mengemas peralatannya.Haneul berlari mengejar mobil yang ditumpangi para member boygroup itu.Untung saja Salah satu member mendengar teriakan Haneul dan menyuruh sopirnya untuk berhenti.
YoungMin menurunkan kaca mobilnya.

“Ada apa? Wah kau berlari jauh sekali,kau seorang atlet lari?” tanya KwangMin yang berada disamping Youngmin

“Kalian bilang,kalian teman SeulBi kan?” tanya Haneul

“O” YoungMin mengangguk “Kenapa?”

“Boleh aku minta Nomor ponsel,dan alamatnya?”

“Berikan itu kepadaku.” ucap YoungMin menunjuk iPhone Haneul yang ia pegang.Haneul pun memberikannya,YoungMin mengetikan nomornya sendiri lalu mengeceknya.Haneul menganga.

“Yah…kenapa kau memberikan nomormu?” protes Haneul

“Kami sedang sibuk.Kau bisa menghubungiku untuk menanyakan sesuatu tentang SeulBi.”

“Ahh….begitu ya.”YoungMin mangut mangut “A! Tapi tolong rahasiakan ini dari SeulBi” ucap Haneul menyatukan kedua telapak tangannya memohon.

“Baiklah.” Ujar YoungMin lalu perlahan menutup kaca mobil.

“Gamsahabnida!!” Haneul berteriak lalu membungkuk.Perlahan mobil itu pun berjalan menjauh.Haneul tersenyum ke arah iPhone nya lalu melihat mobil yang sudah sangat jauh itu.

“Akhirnya aku bisa menemukannya lagi.SeulBi tunggulah aku”

——————-   Author pov End    ——————-

——————-       Haneul  pov        ——————-

Malam ini aku berencana untuk menelefon namja bernama YoungmMin itu.Untuk menanyakan tentang SeulBi kepadanya.Tapi aku baru ingat kalau,mereka bisa saja sedang sibuk sekarang.Pada akhirnya aku mengirimi ia pesan singkat.

To : YoungMin

Sedang sibuk? Aku ingin bertanya sesuatu.

Bagitu lah isi pesanku.Aku tak bisa tenang sekarang,aku begitu ingin sekali bertemu dengan SeulBi.Ah! Benar juga jika mereka teman SeulBi.Kemungkinan mereka satu sekolah dengan SeulBi.Pada akhirnya aku mengambil iPad ku lalu mencari fakta-fakta mengenai BoyFriend.

“Aaaaaaaaaa….jadi nama aslinya Jo YoungMin.Mereka semua bersekolah di JaeGuk high school?”

 

Noraega neureosseo neowa heeojigo naseo

Eumage michyeo saratdeoni modeun norae gasaga

Nae yaegi gatasseo jukdorok bulleosseo

Jogeumssik jogeumssik chacha nunmuri mallagasseo

iPhone ku berbunyi.Langsung saja ku sambar iPhone ku.Kulihat nama yang muncul pada layar iPhone ku YoungMin.

‘Aish…..kenapa jadi dia yang menelefonku.Harusnya balas saja pesanku’

“Yeoboseo.” Ucapku setelah mengangkat telefonku.

“Mau menanyakan apa?” tanyanya dari seberang sana

“Kau sedang tidak sibuk?”

“Tidak.Aku sedang makan dengan teman-teman syuting ku.Mungkin SeulBi akan datang ke sini sebentar lagi.Kau kesinilah.Restorannya tidak jau dari sekolahmu.”

“Benarkah! Ah…Gamsahabnida.Aku akan segera ke sana.” ucap ku antusias.YoungMin sudah memutus sambungan telefonnya.Aku segera memakai hoodie ku lalu memakai sneakers.Lalu keluar dari kamarku,mengendap menuruni tangga agar JaeHwan oppa tidak mengetahui jika aku akan keluar malam.

Aku tinggal disini karena JaeHwan oppa lah yang menemukanku sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu.Aku lupa awal ceritanya kenapa dia bisa membawaku ke rumah ini.Tapi saat aku sadar,dialah orang pertama yang ku lihat.

.

.

.

“Kau sudah bangun?” tanyanya seraya tersnyum ramah.Aku memegang handuk kecil yang menempel di keningku.

“Kau demam.Semalam aku menemukanmu tergeletak ditaman rumahku.Aku heran,bagaimana kau bisa masuk ke rumahku? Tuan putri Haneul”timpalnya

“Bagaimana kau bisa tahu?”

“Aku juga seorang penyihir tuan putri.Namaku Lee JaeHwan”

.

.

.

“Hufft….Aku selamat~” ujar ku setelah sampai didepan pintu rumah besar milik JaeHwan oppa.Aku pun berlari.

“YAAA!! MAU KEMANA KAU?!!” pekik JaeHwan oppa dari atas balkon kamarnya

‘Ah gawat!!’

“Aku tak akan pulang terlalu malam.Jangan tunggu aku!! Oppa istirahat saja.Anyeong~” aku pun berlari sekencang mungkin sebelum orang yang cerewetnya sudah mirip Ajhumma-ajhumma itu berkata lagi.

Aku pergi ke restoran itu menaiki taxi.Saat aku sudah sampai didepan pintu restoran.Tiba-tiba YoungMin kembali menelefonku.

“Ada apa YoungMin-sshi?” tanyaku seraya mesih terus berjalan mencari ruang VIP yang dikatakan YoungMin sebelumnya lewat pesan yang ia kirim.

“Eeehhh….Maaf,sepertinya SeulBi tidak bisa datang hari ini.Ia ada jadwal syuting iklan yang tidak bisa ia tinggalkan” langkahku terhenti.

“Apa kau sudah berada di sekitar sini?”tanyanya lagi.Aku seegera membalikkan badanku dan kembali berjalan.

“Ah…Tak apa,aku belum berangkat ke sana kok.Yasudah mungkin besok aku akan menemuinya lagi disekolah”

“Hari ini adalah hari terakhir SeulBi syuting di Inha High School.Besok adalah hari terakhirnya syuting,tapi syutingnya dilakukan di bandara”

“Ah..begitu ya” ujar ku sedikit kecewa.Aku pun sudah berada di luar restoran,hendak mencari taxi.

“Eh? Kau tak sedang di luar restoran kan?” tanya nya.

“Hah…bagaimana bisa aku kan masih dirumah”dustaku

“Ah….tidak.hanya saja barusan aku seperti melihatmu keluar dari restoran.Biar kulihat sebentar,aku tak mungkin salah lihat” ujarnya penuh keyakinan.Suara langkah kakinya pun juga terdengar.Oh tidak!! Apa dia berlari ke sini?

“Ah! Taxi!!” teriakku,Taxi pun berhenti.Aku segera masuk ke dalam taxi.Pada saat itu juga aku melihat YoungMin keluar dari restoran.Ia menoleh kesana-kemari,lalu kembali menempelkan iPhone nya ke telinganya.Aku pun melakukan hal yang sama.

“Ah…ternyata aku benar-benar salah lihat hahaha”

“Y-ya sudah.Kkeutna” aku pun mematikan sambungan telefonnya sebelum dia mendengar suara-suara keramaian di jalan.

 

***

Aku memasuki rumah dengan lesu.Semua lampu sudah dimatikan ‘Mungkin Jae oppa sudah tidur’ tetapi,tiba-tiba semua lampu menyala.Dan aku melihat JaeHwan oppa menampakkan dirinya seraya menatapku dengan tatapan horror ala dirinya.

“Tak biasanya kau keluar malam.Jangan-jangan kau punya namjachingu ya!” tebaknya

“Ani” jawabku malas malasan lalu aku hendak melewatinya.Tetapi dia menarik hoodie ku membuat leherku tercekik.

“Yaaakk!!” pekikku

“Katakan kepadakuu~Apa yang kau lakukan malam-malam begini?” ujarnya begitu ingin tahu seraya menampakkan aegyeo-nya yang terkadang membuatku ingin muntah juga.

“Aaah…oppaa~ Aku lelaah…aku ingin tidur” ucapku dengan ber-Aegyeo tak mau kalah darinya.Dia pun menyerah,lalu berjalan menuju dapur,mengambil minuman.Aku pun terkekeh,lalu berjalan menuju kamarku.Baru saja satu tangga yang kunaiki,tiba-tiba iPhoneku berbunyi.Ternyata Youngmin mengirimiku pesan yang berisi nomor telefon SeulBi juga memberitahuku kalau SeulBi tinggal diasramanya.

To : YoungMin

Terimakasih YoungMin-sshi!!!!!!!!!!!
Apa kau juga tahu dimana SeulBi bersekolah?

 

From : YoungMin

Tentu saja aku tahu,dia teman sekelasku
di JaeGuk high school.Kau tahu kan?

 

“JaeGuk??” gumamku.Aku pun langsung pergi ke arah dapur mendekati JaeHwan oppa.

“Oppa!!” pekikku.Ia yang sedang meminum air nya pun menyemburkan airnya karena terkejut “Mian,hihihi….” ucapku kemundian memasang aegyeo,menggigit lidahku

“Aissh….kenapa selalu mengejutkanku!! Aish..jinjjaaa”

“Hehehe…mian..mian… oppa hehehe”

“Ada apa?”

“Aku ingin ikut oppa bersekolah di JaeGuk……..ne?!”

“Heol…. kenapa mendadak kau jadi ingin pindah ke sekolah-ku? Dulu saja kupaksa mati-matian kau tidak mau”

“Hwaaahh….Jaebaaalllll”aku merengek

“Haah….Baiklah.Akan ku urus surat-surat pindah sekolahnya.Seragamnya kau yang beli sendiri okay” ujarnya seraya menautkan ibu jari dan telunjuknya membentuk huruf ‘O’

“Okay!!” ucapku seraya melakukan hal yang sama “Aku beli sekarang ya!! Waaah..aku terlalu semangat!!” ucapku langsung berlari ke luar rumah.Tampa memberdulikan JaeHwan oppa yang teriakan ala Ajhumma nya kambuh.

——————-     Haneul pov      ——————-

——————-     Author pov      ——————-

In SeulBi side

SeulBi sedang berbaring diranjang empuknya didalam kamar asrama sekolahnya.Ia melirik jam dindingnya lalu segera berdiri.

“Sebentar lagi dia akan pulang ke rumahnya.Aahh..aku harus cepat-cepat” ucap SeulBi.Ia merubah dirinya menjadi kucing hitam.Dan,seperti biasanya ia akan pergi ke rumah namja yang ia kagumi ketampanannya sejak ia bertemu namja itu di taman tengah malam.Saat itu juga SeulBi masih dalam wujud kucingnya.

Dengan merubah wujudnya menjadi kucing SeulBi bisa berlari secepat yang ia mau,karena ia tahu orang-orang tak akan terlalu memperhatikannya saat ia dalam wujud kucing.SeulBi telat,namja itu baru saja menutup gerbang rumahnya.Namja itu,Jung TaekWon sunbaenya.Alih-alih SeulBi memasuki rumah itu melalui celah bawah gerbang.
Entah sejak kapan TaekWon memelihara anjing.Tetapi begitu SeulBi masuk,anjing itu menggonggong lalu menggigit kaki kanan kucing itu,yang aslinya adalah tangan kanan SeulBi.

‘Miiiaaaaaaw……!!!!’  pekik SeulBi mengeong karena kesakitan.Taekwon yang mendengar itu langsung berbalik dan menolong SeulBi(kucing) itu.

“Ogh….kakimu terluka”ucap TaekWon panik,lalu menggendong kucing itu ke dalam rumah.

“Abeoji!! Abeoji!!” ujar Taekwon memanggil abeoji.Abeoji Taekwon atau ‘Jung Baek Do’ adalah seorang dokter.Jadi TaekWon ingin meminta bantuan kepada abeoji nya untuk mengobati kucing yang dibawanya itu.

“Ada apa anakku”

“Abeoji tolong kucing ini,Maru menggigit nya”

“Bagaimana kucing ini bisa masuk?”

“Kucing ini punyaku.Cepat obati dia.”ujar TaekWon mulai jengkel karena abeojinya yang selalu banyak bertanya itu.

“Hahaha…baiklah.”pada akhirnya tuan BaekDo pun mengeluarkan alat-alat nya.Lalu mengobati kucing itu,menjahit kulitnya yang mengelupas,lalu memakaikannya perban untuk sentuhan terakhirnya.

TaekWon sudah menyiapkan ranjang kucing untuk kucing itu.Lalu meletakkan kucing yang tertidur karena suntikan bius itu,dan menyelimutinya.TaekWon pun mematikan lampu kamarnya,berjalan ke ranjang nya dan tertidur.

SeulBi membuka matanya.Mata nya mengkilat merah,dengan cepat ia keluar dari kamar TaekWon melalui jendela dan melompat-lompat ke atas tepatnya menuju atap rumah itu.SeulBi duduk,dengan cahaya hitam yang perlahan menyelimutinya.Dalam sekejap SeulBi berubah menjadi wujud Devil nya.Sayap hitam yang merentang lebar,mini dress hitam yang membalut tubuhnya,juga wajahnya yang langsung memucat dengan tatapan matanya yang menyeramkan.

“Aish….!! Hari ini aku tak bisa tidur disini sampai pagi” gumam SeulBi terlihat kesal.Perlahan SeulBi mengangkat anjing yang tadi menggigitnya menggunakan kekuatan magicnya.

“Owww….Kau ketakutan??? Kau harus dihukum karena kau mencabik lenganku” SeulBi mengelus anjing jenis Doberman pinscher itu.Lalu meremas kuat-kuat tubuh anjing itu menggunakan kekuatannya.SeulBi tertawa murka saat anjing itu sudah tak bernyawa,ia meletakkan anjing itu ke tempat asalnya lagi.

“Hmm…..tidurlah yang nyenyak” ucap SeulBi pada anjing itu ,lalu terbang menguunakan sayapnya.

“Kelihatannya membuat keramaian sedikit akan seru.Hari ini aku akan bermain dimana ya?” gumam SeulBi seraya melihat jalan raya dari atas.SeulBi duduk di atas atap Coffe Shop,seraya melihat kemacetan panjang malam ini.

“Tabrakan saja sudah terlalu sering.” Gumamnya seraya berfikir,tak lama kemudian dia menjentikkan jarinya “Aha!!! Bagaimana kalau aku meledakkan mobil-mobil itu? Wahahahaha…..menyenangkan!! Ini akan seperti bermain di video game!!” SeulBi membentuk kedua jari tangannya seolah sedang memegang dua pistol.

“Bumm……Bumm…..Bumm…….” ucap SeulBi mengarakhan tangannya ke mobil-mobil yang ia lihat.Seketika mobil-mobil itu pun meledak dan terbakar,membuat mobil-mobil yang lain juga ikut terlahap api dan meledak.Orang-orang langsung berhamburan,berlari menyelamatkan diri.

“Waaahh…..Kembang api!! Kembang api!!!” seru SeulBi bertepuk tangan seraya menggerak-gerakkan kakinya senang.SeulBi sengaja tidak meledakkan mobil pemadam kebakaran yang mendekat.Seulbi terbang rendah,melihat wajah-wajah ketakutan didepannya,SeulBi menyeringai.

“Tenang saja.Perbuatanku ini akan berdampak positif untuk petugas pemadam kebakaran” Ucapnya cukup keras disertai seringaian,walau ia tahu suaranya juga wujudnya tak akan bisa dilihat manusia biasa.

Sruuuuuuussshhhh………

Tiba-tiba hujan turun sangat deras,membuat SeulBi kebingungan.SeulBi melihat ke seluruh penjuru tempat itu,mencari siapa yang membuat ulah ini yang membuat aksi SeulBi terhenti.

SeulBi melihat itu,ia melihat namja itu memakai masker.Membuatnya penasaran dan berusaha mendekati namja itu.Namun tiba-tiba namja itu menghilang.

“Aku yakin dia bukan manusia biasa.Bahkan dia bisa melihatku.Aku harus waspada”gumam SeulBi.Dia pun terbang kembali menuju asramanya.

Kali ini dia menjadi burung gagak,agar bisa mudah memasuki kamarnya melalui jendelanya jang sengaja dia buka.Lalu kembali menjadi wujud manusianya ketika sudah berada di dalam kamarnya,dengan segera ia meraih piyamanya lalu memakainya.

Semalaman ini ia seperti diserang penyakit insomnia karena penasaran dengan namja misterius yang ia lihat beberapa jam lalu.Ia menyentuh kalung kucing yang diberikan TaekWon untuknya,SeulBi terkikik.

“Dia pasti akan panik lagi saat terbangum besok,karena aku tidak disana.” SeulBi melihat pergelangan tangannya yang dibalut perban. “Selamatlah aku,kerena orang itu tidak memberiku obat khusus untuk hewan.” Gumam SeulBi,beberapa saat kemudian ia tertidur

***

Pagi-pagi sekali SeulBi membuat sekotak Kimbab untuk Jung Taek Won.Hal ini sudah menjadi rutinitas SeulBi.

“Waktunya bersekolah.Hwaiting!!” ucap SeulBi bersemangat.Ia mengambil ranselnya lalu keluar dari kamar asrama.Jam 4.30 asrama putri masih seangat sepi,namun SeulBi malah sangat suka untuk berangkat sepagi itu untuk menikmati kesunyian yang berasa bisa menghibur hatinya.

Setelah SeulBi berada di lantai paling bawah asrama itu.SeulBi berhenti karena segerombolan namja itu sudah selalu berada di depan asrama untuk bermain sepak bola.Mereka adalah member Bangtan Sonyeondan atau geng terkutuk bagi Seulbi.

Mereka para namja,gedung asramanya terletak tepat di kanan gedung asrama putri,jadi karena kedua asrama itu satu wilayah.Biasanya para namja sering menggunakan lapangan milik asrama putri karena kapasitasnya yang lebih luas.

‘Issshh!! Mentang-mentang mereka bisa main bola,seenaknya saja pinjam lapangan milik asrama putri.Aish….cari perhatian saja mereka itu.Kerenan juga TaekWon oppa dari mereka’ batin SeulBi.Seulbi pun berjalan melalui mereka,begitu saja.

“Heeeeyy…..mau kemana?” tanya Insoo menghadang SeulBi

“Haruskah ku jawab pertanyaanmu itu?” tanya SeulBi dengan wajah datarnya seraya melipat kedua tangannya didepan dada. “Kenapa? Apa kau tidak punya mata untuk melihat dan otak untuk berfikir?” Insoo menutum matanya menahan amarah,lalu mencoba sekeras kemampuannya untuk tersenyum kepada SeulBi.

“Uaaa…..sekarang kau juga menjadi tuli.” tambah SeulBi mengangguk-anggukkan kepalanya kemudian tersenyum meremehkan.

“Yaaaa!!!” pekik Insoo membuat SeulBi terkejut.Bukan hanya SeulBi tetapi member Bangtan pun juga jadi ikut melihat mereka.

“A-aku pergi” ucap SeulBi lalu hendang meinggalkan Insoo,namun Insoo mencengkram lengan SeulBi yang terluka.SeulBi pun meringis kesakitan seraya sedikit merunduk memegangi pergelangan tangan Insoo dengan tangan kirinya.

“A-a-a-a-a-appo!!”

“Kenapa kau selalu mengacuhkanku seperti ini?Kau tahu kan aku siapa? Aku anak pemilik sekolah ini tahu!! Kau mau keluar dari sekolah ini hah?” tanya Insoo tak mengindahkan rintihan SeulBi.

“A-a-a-a-arasseo-arasseo,jebal-”

“Katakan kenapa!!”

“Yaa! Kenapa kau tak mendengarkannya?Lihat dia kesakitan” ujar Kim Namjoon yang mendekati mereka diikuti 6 member lainnya.Insoo pun melepaskan cengkramannya dari tangan SeulBi.SeulBi berjongkok memegangi lengan kanannya yang terasa sangat sakit.

‘Darah’ batin Jungkook terkejut seraya menunjuk telapak tangan Insoo yang terkena darah SeulBi.Jungkook langsung pergi meninggalkan mereka seraya menutup hidungnya.

“A-apa??” gumam Insoo tak percaya.Insoo pun ikut berjongkok didepan SeulBi. “Kau tak papa-” ucapan InSoo terpotong karena SeulBi mengangkat wajahnya dan menatap Insoo dengan tatapan tajam,sekilas mata SeulBi mengkilat merah,membuat Insoo ketakutan.

“Kau benar-benar keterlaluan kali ini.Kau akan mati hari ini jam 3!”ujar SeulBi geram,lalu berdiri meninggalkan Insoo dan yang lainnya.Kata-kata yang dikatakan Seulbi barusan adalah mantra yang sudah ia jadwalkan akan terjadi pada waktu yang dsebutkan

“Kenapa kau melukainya.Haah….kau sudah menjadi pecundang” ucap Jin sinis

“Kalau aku jadi kau aku akan minta maaf kepadanya.Hmm….tapi aku rasa ia tak akan memaafkanmu” ujar Min YoonGi atau yang sering dipanggil Suga itu.

“Kalau aku jadi dia,aku akan berpamitan kepada seluruh keluargaku juga sahabat-sahabatku.Karena beberapa saat lagi aku akan dibunuh oleh gadis cantik itu” ujar Jin sinis seraya memandang SeulBi yang sudah menjauh.

***

Didalam kelas SeulBi tidak bisa tenang.Ia sudah melepas perbannya yang sudah terlalu basah akan darahnya.Ia membalutnya dengan handuk kecil yang ia ambil dari lokernya.Wajahnya semakin memucat.YoungMin yang melihat hal itu pun langsung mengangkat tangannya.

“Saem!!”

“Ada apa YoungMin-ssi?”

“Sepertinya SeulBi sakit,aku akan mengantarnya ke ruang kesehatan” ujar YoungMin menuntun SeulBi

“Yaa….aku tidak papa” bisik SeulBi dengan wajah polosnya

“Tapi kondisimu mengatakan,kalau kau sedang sakit” pada akhirnya SeuBi pun menurut.Mereka menunggu dokter Jung datang.

“Si-siapa? Bisa kau ulangi YoungMin-a?”

“Dokter Jung Baek Do!! Ckk! Makin lama pendengaranmu semakin memburuk”celutuk YoungMin,namun SeulBi masih sibuk dengan pikikirannya sendiri.Perasaan gugup dan senang ia rasakan,ketika pikirannya melayang karena akan bertemu dengan aboeoji dari namja yang ia kagumi,bertemu secara terang-terangan dengan wujud manusianya.

Tanpa sadar SeulBi tersenyum geli dengan pikirannya yang aneh itu.Tanpa menghiraukan YoungMin yang memakinya karena senyum-senyum sendiri.Pada menit kemudian Dr.BaekDo pun datang dan segera mengobati SeulBi.

YoungMin pun kembali ke kelas.Pada saat dokter itu mengobatinya,SeulBi terus bercerita tentang TaekWon kepada Dr.BaekDo.

“Gamsahabnida.” Ucap SeulBi setelah lukanya kembali dibalut perban oleh orang yang sama.Kini SeulBi sedang berbaring diatas kasur empuk di Ruang kesehatan itu.

“Hahaha…iya.Karena kau tahu banyak tentang TaekWon bolehkah aku menemanimu dan menanyakan beberapa hal tentangnya?”

“Ah…tentu boleh,tuan”ucap SueulBi,ia pun merubah posisinya yang semula berbaring menjadi duduk bersandar pada bantal yang ia letakkan dibelakangnya.

“Apa dia pernah tersenyum kepadamu?”

‘Dalam wujud kucing dia selalu tersenyum kepadaku,tapi saat di wujud manusiaku…..’ SeulBi menggeleng.

“Tidak pernah” ucap SeulBi polos “T-tapi tolong jangan katakan kepada TaekWon sunbae jika aku lah yang menaruh Kimbab dan novel-novel itu dilokernya.Aku mohon tuan” ucap SeulBi menautkan kedua telapak tangannya memohon.Dari mulut SeulBi memanggil Taekwon dengan akhiran ‘sunbae’, padahal dari dalam hati SeulBi selalu menyebut nama Taekwon dengan embel-embel ‘oppa’.

Tn.BaekDo pun tersenyum,membuat SeulBi memandanginya bingung.

“Tentu saja.Kau anak yang baik SeulBi-”

‘Baik??!’  batin SeulBi

“Jangan terus melihat TaekWon dari kejauhan,jangan terus menjadi secret admirer nya.Aku tahu ia akan sangat senang memiliki teman sepertimu,apa lagi kau seorang yeoja yang baik.Dia selalu tertarik untuk membaca novel-novel yang kau berikan-”

“J-jeongmal??”tanya SeulBi,Tn.BaekDo pun mengangguk seraya tersenyum hangat.

“Sampai-sampai dia mengabaikanku seharian” SeulBi pun langsung menunduk merasa bersalah.

“Jwaesonghabnida” ucap SeulBi lirih

“Ahahaha…tak papa,Kapan-kapan kau cobalah membuat CheeseCake dengan selai stroberi dan topping stroberi.Itu kue favoritnya karena istriku sering membuatkan kue itu disaat mood TaekWon sedang buruk.”ucap Tn.BaekDo membuat mata SeulBi langsung berbinar-binar.

Tentu saja SeulBi sangat tidak sabar untuk membuat kue itu.Beberapa detik kemudian ia tersadar kalau Tn.BaekDo memandanginya sambil sesekali menggeleng seraya tersenyum.

“Ahehe…maaf.Aku tersenyum seperti orang gila ya tuan?”ujar SeulBi malu-malu.

“Tidak juga.Aku hanya yakin saja kau akan membuat kue itu untuk TaekWon nantinya.”

“Bagaimana tuan bisa tahu?”

“Firasatku saja yang mengatakan seperti itu.” ujar Tn.BaekDo seraya merapihkan peralatannya memunggungi SeulBi.

“Oh ya…semua kotak bekal yang kau berikan kepada TaekWon untuk kotak Kimbab-mu akan kubawa besok.”

“Ah…tidak papa tuan.Aku bisa beli lagi kok” timpal SeulBi

“Kotak sebanyak itu.Jika tidak ku kembalikan kepadamu.Akan membuat rumah kami meledak hehehe” Canda Tn.BaekDo membuat SeulBi kembali merasa bersalah dan meminta maaf.

“TaekWon melarangku untuk membuang atau pun menjual Kotak-kotak bekal itu dan menyuruhku untuk tetap menyimpannya.Dia benar-benar orang yang sulit ditebak pikirannya.Sebenarnya,dulu dia bukanlah anak yang begitu dingin seperti sekarang.Dia sangat kesepian,jadi aku mengusulkan dia untuk menjadi seorang idol dan dia menerimanya begitu saja dengan mudah,seolah-olah semuanya tak masalah baginya.Dan berkat teman-temannya di group dia beberapa kali terlihat tersenyum dan tertawa.”

‘Dia seorang idol?Kenapa aku bisa lupa ya?Selama ini aku menjadi secret admirer-nya kan ya untuk menghindari fans ganas nya.Aish….aku memang pelupa.’ Batin SeulBi.

“Lalu kemana Ny.Jung?”tanya SeulBi, Tn.BaekDo tersenyum lalu menggelengkan kepalanya.

“Dia sudah pergi jauh meninggalkan kami.Itu karena aku,kecelakaan beberapa tahun lalu yang mengakibatkan istriku meninggal gara-gara aku mengendalikan mobil dalam keadaan mengantuk.Aku masih sempat bersyukur karena TaekWon masih terselamatkan waktu itu.Mungkin aku akan membunuh diriku sendiri jika TaekWon juga ikut menyusul istriku saat keadaannya kritis.Namun beberapa hari kemudian TaekWon tersadar,dan aku berfikir…mungkin aku memang harus tetap hidup untuk menjaga TaekWon di sisa kehidupanku”

“Loh….SeulBi kenapa menangis?” tanya Tn.BaekDo ketika SeulBi menangis.SeulBi memeluk Tn.BaekDo.

“Aku akan berusaha menjaga TaekWon untuk tuan”

“Terimakasih nak.Kau pasti akan menjadi sahabat yang baik untuk TaekWon”ucap Tn.BaekDo menepuk-nepuk punggung SeulBi dan tanpa disadari air matanya juga jatuh mengingat kehidupannya dulu juga teringat akan istrinya.SeulBi melepas pelukannya.

“Aku harus menaruh kimbab buatanku di loker sunbae.Tuan jangan menangis,kita lindungi TaekWon bersama-sama dengan penuh semangat!! Yaksok!!”ucap SeulBi memberikan kelingkingnya,Tn.BaekDo pun menautkan kelingkingnya ke kelingking SeulBi,dan tersenyum bersama.

“Gamsahabnida ju-sshi!! Anyeong” ucap SeulBi membungkuk lalu melambaikan tangannya,dan pergi.

——————-  Author pov End   ——————-

——————-    SeulBi pov         ——————-

Aku sudah berada didepan salahsatu dari beberapa loker berwarna biru tua,aku pun membuka loker  didepanku.Diam-diam aku menaruh kotak kimbab dan menaruh novel terbaru kedalam loker TaekWon oppa.Tak lupa juga kutempelkan secarik kertas yang sudah kutulisi dengan pesanku.

‘Semangat lagi untuk hari ini.Ini adalah kimbab terakhirku,karena besok akan kuberikan yang lebih enak dari ini.Aku jamin sunbae akan menyukainya.Jangan mengacuhkan orang lain hanya karena novel yang kuberikan untuk sunbae.Seseorang itu merindukan senyumanmu,tersenyumlah untuk orang itu.Dan aku harap aku juga bisa melihat sunbae tersenyum kkk……Selamat makan’

-Bi-

Seperti itulah isinya.Aku pun langsung menutup loker itu lalu berlari kecil ke deretan loker dibelakangku yang berwarna merah,dan membuka lokerku.

‘Itu dia!!!’ batinku berapi-api saat TaekWon oppa mendekat ,tiba-tiba beberapa temannya mendekat kearahnya Lee Jae Hwan (Ken),Han Sang Hyuk, dan yang satunya….Sial! Gadis itu lagi,kenapa dia ada disini? Bukannya sekolahnya di Inha.

“Hyung!!” Panggil Ken,seperti biasa TaekWon oppa hanya menoleh tanpa mengeluarkan suara.

“Kenalkan ini putri raja.Namanya Ok Haneul” ucap Jaehwan,dan sepertinya aku harus menguping sekarang.

“Aku sudah tahu.” Ujar Taekwon oppa datar.

‘Tunggu-tunggu!! Pu-putri raja? Ok Haneul?’

“Dia sahabatku sejak kecil hyung.Dan kebetulan sekali kami sekelas” itu suara hyuk.Aku mengintip sedikit,untuk melihat mereka dengan sedikit menutup lokerku.

“Halo Sunbae namaku Ok Haneul” ucap Haneul mengulurkan tangannya.

‘Akan kubunuh kau Ok Haneul!!!!!!!!!’ batinku geram.

“Aku Jung Taek Won” ucap Taekwon oppa datar seperti biasa,lalu mengabaikan mereka lalu membuka lokernya.

‘Huh…kali ini kau selamat Ok Haneul’

Kulihat lagi TaekWon oppa ternyata ia sedang membaca pesan di kertasku,seketika aku meraa aku sudah menjadi ice cream yang meleleh saat ini.Melihat TaekWon oppa tersenyum tipis.

“Melting aku….melting~” gumamku.Tiba-tiba Hyuk memandang ke arahku,dan awas saja jika bocah itu menyapaku lagi.Aku langsung menutupi diriku dengan pintu loker saat Hyuk menyeringai kepadaku.

“Dia orang yang kau cari?” masih tersengar bisikan Hyuk entah berbisik kepada siapa.Aku masih bisa dengar bocah!!

“Siapa?” .Aku melihat mereka dari celah garis-garis pada pintu loker.JACKPOT!!! mereka semua termasuk Taekwon oppa melihat ke arahku.Baik,sekarang aku terpojok karena mereka semua mulai medekatiku.

“Ok SeulBi?” tanya Haneul memegang bahuku.Aku langsung menepisnya dan berbalik,aku melihat TaekWon oppa nampak terkejut melihat kami.Yah…..anak ini sangat pintar mencari masalah dengaku.Mungkin TaekWon oppa tak pernah menyangka jika kami berdua memiliki kemiripan.

Dengan gugup aku melihat satu persatu dari mereka.Hyuk yang meringis kepadaku,Ken(JaeHwan) yang tersenyum hangat,Haneul yang tiba-tiba memelukku,dan TaekWon oppa yang melihat ku dengan tatapan datarnya.Baru kali ini aku melihat tatapan datarnya dai jarak yang begitu dekat seperti ini.Andai saja TaekWon oppa tidak disini,aku akan mendorong gadis gila ini.

“He-hey…le-lepaskan aku” bisikku kepada Haneul.Haneul pun melepas pelukannya.Beberapa saat kemudian aku melihat TaekWon oppa melihat ke dalam lokerku. ‘Ah Gawatt!!!’ aku pun menutup lokerku rapat rapat sebelum TaekWon oppa melihat tumpukan kertas berwarna pink yang biasanya kugunakan untuk menulis pesan singkat untuknya.

Sepertinya dia sudah melihat itu.Namun dia kembali menampakkan wajah datarnya,lalu ia memandang tangan kananku yang diperban.Aku pun menyembunyikan tanganku ke punggungku.

“Aku pindah ke sekolah ini karena ingin bersamamu.” ucap Haneul senang.

“Ah…begitu ya.” Aku melihat sekeliling,Gotcha!! Aku menemukan Taehyung.

“Yaaa….Kim Tae Hyung!!” teriakku membuat lelaki gila itu membalikkan badannya lalu menurunkan earphone nya.Kemudian menoleh ke kanan-kiri-depan-belakang kemudian menunjuk dirinya sendiri seolah mengatakan ‘Aku?’ .

‘Sial…dia ini bodoh atau idiot?! Mungkin keduanya!!!’

“Iya kau,Tunggu aku.” Ujarku padanya seraya tersenyum manis. “Aku pergi dulu” ucap ku kepada empat orang tadi.Lalu tersenyum dan membungkuk ke arah TaekWon oppa.Aku pun berlari kecil ke arah Taehyung.Lalu kami berjalan berdampingan.

“Kau mau kemana?”

“Kemanapun denganmu,yang penting aku selamat dari mereka” jawabku,taehyung  menoleh kebelakang membuatku spontan menjitaknya.

“Appo!!” pekiknya tak terima dengan perlakuanku.

“Jangan menoleh babo!!”

“Okay….okay…..arraseo…arraseo” kami pun berjalan setidaknya sudah jauh dari mereka aku berhenti.Taehyung menatapku.

“Kenapa?”

“Kalian mirip.Kalian kembar identik?Marga kalian juga sama” ucapnya

“Kami berbeda!!! Yasudah aku mau kekantin” dustaku.

Aku pun berlari kencang menelusuri koridor lalu menaiki tangga sampai pada akhirnya aku berada di rooftop sekolahku itu.Aku menyamarkan diriku menggunakan kekuatan invisible ku,agar aku tak terlihat oleh siapapun.

Aku kembali berlari menuruni tangga dan menelusuri koridor lagi.Sekolah ku ini memang sangat sepi.Beberapa murid menganggap sekolah ini angker,karena sering mendengar suara derap langkah seseorang yang sebenarnya itu ada lah aku.Meski aku tidak terlihat,tetapi pergerakan ku selalu menimbulkan bunyi-bunyi seperti biasanya.

Perlahan aku duduk di samping Taekwon oppa yang sedang melahap kimbabku.Dia selalu makan sendirian dengan duduk dibangku taman sepi yang berada di bawah pohon rindang ini.Ah! Dia tidak sendirian,aku selalu menemaninya setiap hari,walau dia tak bisa melihatku.

Tiba-tiba saja TaekWon oppa tersedak.Aku menyihirnya agar tetap membeku disana.Menjentikkan jariku dan sekaleng minuman bersoda sudah ada di samping TaekWon oppa,lalu aku mengembalikan dirinya seperti semula.Ia pun meneguk minuman itu perlahan.

“Aku hampir mati” gumamnya setelah meminum minuman bersoda yang aku taruh tadi.Aku terkikik geli mendengarnya.

“Sedih melihatmu kesepian” ucapku seraya mengelus pipi Taekwon oppa meski ia akan hanya merasakan angin yang berhembus lembut membelai pipinya.Memandanginya yang sedang mengunyah kimbabku.Perlahan ia tersenyum tipis.

“Siapa kau sebenarnya ‘Bi’ ? kenapa kau selalu menaruh makan dan novel ini didalam lokerku? Kenapa kau sembunyi?” gumamnya membuatku tersentak.Aku melihat sorot matanya semakin menunjukkan kalau dia benar-benar kesepian.

Aku beranjak dari tempat dudukku.Aku membekukannya lagi,aku melangkah mengabil jarak agak jauh darinya.Lalu membuatnya bergerak lagi.Aku memperlihatkan diriku lagi kemudian berjalan santai mendekatinya.Ia menoleh kepadaku dan memandangku datar,namun aku tersenyum.

“Boleh aku duduk di sebelahmu sunbae?” tanyaku seraya menunjuk tempat kosong disamping TaekWon oppa.Ia hanya menepuk bengku disebelahnya,mengisyaratkan kalau aku boleh duduk di sebelahnya,aku pun duduk di sebelahnya.Dengan sedikit gugup aku memulai pembicaraanku dengannya.

“Sunbae suka kimbab?” tanyaku basa-basi

“Hmm” jawabnya,lalu ia memandangku membuat jantungku berdegup kencang.Tanpa kusangka ia menyodorkan kotak kimbab yang berisi 6 potong kimbab yang tersisa.

“Aku sudah kenyang” ucapku menolak


Kruuuyuuuu~

‘Aish….kenapa perutku ini tidak bisa diajak berbohong sih!!!’ batinku kesal.Bagus!! Image ku didepan TaekWon oppa hancur karena ulah perutku sendiri.

“Makanlah.Itu tak akan meracunimu” ujarnya memandang lurus ke depan.Ia menaruh kotak kimbab itu dipangkuanku.

“G-gamsahabnida” ucapku lalu perlahan memakan satu persetu kimbab buatanku sendiri sambil sesekali melirik TaekWon oppa.Aku menutup kotak bekal yang kosong itu setelah aku selesai.

“Oppa! Ah…m-ma-ma-maaf” ujarku karena tak sengaja memangilnya ‘oppa’ ah bodohnya aku,God!  sekarang ia tengah menatapku tajam.

“S-s-s-sunbae…..Boleh aku minta tanda tanganmu?Sign?”ucapku gugup.Taekwon oppa melihat kearahku,aku tahu ia akan menanyakan pena atau spidol juga kertas atau apalah yang sebenarnya aku tak membawanya.

“Aku tak membawa pena juga kertas,tetapi aku ingin sunbae memberi sign di telapak tanganku” ujarku mengulurkan tangan kananku…aku lupa jika lengan kananku diperban dan aku menyembunyikannya dari TaekWon oppa,dengan segera aku menarik tangan kananku dan mengulurkan tangan kiriku.
Ia pun memegang punggung tanganku dengan tangan kirinya,dan menggerakkan tangan kanannya yang sedang memberiku sign menggunakan telunjuknya.

“Gamsahabnida” ucapku senang,ia kembali menatap lurus ke depan.

‘Wahh….dia menyentuhku!! Dia menyentuh tanganku’  batinku.Kemudian aku menempelkan telapak tangan kiriku ke dahiku.Kurasakan Taekwon oppa memandangku,aku pun menoleh dan menyengir.

“Aku akan menyimpan sign dari sunbae di otakku hehehe.” Taekwon oppa pun kembali menatap lurus ke depan.Aku menghela nafasku.Dan ikut menatap lurus kedepan.

“Dari semua member VIXX,sunbae adalah yang paling terbaik.Menurutku sunbae itu selalu terlihat tenang,mempesona,suara sunbae juga sangat bagus,sunbae tampan.Itu membuat jantungku berdebar kencang”

“Kau sedang menyatakan perasaanmu kepadaku?” tanyanya memandangku,aku pun memandangnya.

“A-anio….bukan begitu.” Ucapku seraya menggerakkan kedua tanganku.

“Lalu apa tujuanmu mengatakan hal itu kepadaku?” tanyanya,lagi-lagi dengan nada datar.Aku terdiam sejenak.

“A-aku….ingin berteman denganmu sunbae” ucapku lalu memandangnya,ia menatap mataku dalam.Lagi-lagi jantungku berdegup kencang,aku segera mengalihkan pandanganku darinya.

“Ah…sunbae,aku harus pergi sekarang.Anyeong” ucapku lalu berlari dari nya.

‘Aish!! Ada apa dengannya? Kenapa terus menatapku seperti itu?’

TBC~

YASS……akhirnya chapt pertama sudah selesai 😀
Sesuai janjikan,‘author bakal bawa FF Bangtan’ say yuuu~
Gimana?Suka ngga? Suka ngga? Suka ngga? T^T

Kajja di LIKE+COMMENT!! Jangan jadi silent reader!!
Setidaknya hargai author yang uda nulis ni FF T^T
Like kek….*banyak bacot
Komen yaaah~ Terserahdeh,MENERIMA!! Saran+Kritik dari readers!!!

Kebetulan ide Author lagi numpuk banyak banget -_- tapi bingung buat milih cast yeoja nya.Ada yang bisa bantu? Mungkin request ‘Namkor’ buat dijadiin cast,ato artis korea lainnya~

POKOKNYA COMMENT JUSEOOOOOO~ 😀

Iklan

Satu respons untuk “HiddenSecret || BTS.VIXX || Chaptered || Pt.1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s