My School Life||OneShoot||EXO FanFiction


meyou1

Tittle : My School Life

Author : ChaCha Park (@babypyo23)

Genre : School Life,Romance.

Rating : PG-13

Leght : Oneshoot

Cast :

  • Ahn SeRa [OC]
  • Park Chanyeol [EXO’s Chanyeol]
  • Wu Yifan [EXO’s Kris]

Support Cast :

  • Shin Min-e [OC]
  • Park Bomi [OC]
  • Oh Sehun [EXO’s Sehun]
  • Kim Jong In [EXO’s Kai]

Disclaimer : This fanfiction is MINE! FF ini pernah dishare dua kali,di facebook dan di blog teman saya *kakak kelas sih dulunya 😀 Dan sekarang mau dimuat lagi di blog karena blog ini masi belum ada fanfictnya.Nah buat fanfict pertama,saya pilih cast Exo.Buat readers yang uda baca harap tinggalin LIKE+COMMENT yah!! 😀

###

Aku akan terus menunggumu

Panggil aku ketika hatimu sedang terluka

Ketika aku tidak bisa memilikimu, aku hanya akan hidup untukmu

lihatlah apa yang akan kulakukan

Jika itu adalah kamu, aku siap untuk terluka sebanyak yang aku bisa

###

“Ah…appa aku tak mau ke sekolah itu,appa tau kan sekolah itu banyak anak nakal.Pokoknya aku tak mau.Nan Shirreoyeo..!!” rengek seorang yeoja.

“Tapi appa juga tau kalau prestasimu baik.Kau harus mengembangkan itu semua di sana.Itu sekolah terbaik di negara ini”ujar lelaki tua itu tanpa mengalihkan pandangannya dari korannya.

“Appa…bagaimana kalau aku nanti pulang dengan banyak luka di tubuh ku” rengek yeoja itu memelas Leleki tua itu pun menghela nafas dan menaruh korannya.Lalu memandang putrinya,dan berkata…

“Sera kau sudah besar,kenapa kau tak bisa bersikap dewasa sedikit?Baik appa akan memasukkan mu di kelas unggulan,dan mencarikan bodyguard untuk mu untuk berjaga bila ada yang menyakitimu”

“Jinjja? Eumm…tapi jika aku dijaga seperti itu,aku juga akan malu appa.Lagi pula apa hubungannya dengan kelas unggulan?”

“Pokoknya kau harus ke sekolah itu,appa akan mencarikan seseorang yang bisa menjagmu di sana”

“Aish,Gomawo !” ujar Sera sambil mempoutkan bibirnya.[Appa sera adalah Pemilik perusaha’an terbesar di seoul dan beberapa kota lainnya.Dibalik itu semua ada sesuatu yang ia sembunyikan dari sera ]

-Sera pov-

Paginya aku memakai seragamku,dan menata rambutku yang biasa ku urai.Lalu menyambar tasku,dan turun ke bawah untuk sarapan pagi.

“Pagi eomma”  seruku kemudian mecium pipi eommaku.

“Pagi juga sayang “ ujar eomma  “Ah…ya sayang…hari ini bodyguard pribadimu sudah datang.Dia menunggumu di depan”

“Jinjja?! Kenapa eomma tak bilang” ujarku langsung berlari ke depan rumah.

“Chogio…apa kau bodyguard yang diutus nae appa?”

“Ne..Shin m…”

“Kajja kau belum makan-kan” potongku lalu menariknya masuk,untuk sarapan bersama.

“N…nde?-”.

Setelah kami masuk appa,ah lebih tepatnya ayah angkatku melihat ku dengan tatapan aneh. Setelah Kami selesai sarapan.Aku menyuruh Mine untuk mengganti seragam bodyguard nya dengan seragam sekolah yg sama denganku.

“Cha~ kalau begini kan kau tampak lebih yeoppo”Ujarku setelah selesai merias rambutnya(min-e)

“G…gomawo,nona..” ujarnya

“Aish…jangan panggil aku seperti itu.Panggil saja Sera,jika kau memanggilku seperti itu di sekolah…apa kata mereka?” candaku

“Ne…non,ah maksudku sera-ssi”

“Nde…kajja!”

***

 

-Author pov-

Akhirnya mereka sampai di sekolah yang dimaksud appa sera.Min-e pun memakirkan mobil sera,lalu menghampiri Sera kemudian masuk ke dalam sekolah bersama.Yonsei High school itulah nama sekolah tersebut.

Sekali lagi Sera memperingatkan Min-e untuk tak terlalu formal dilingkungan sekolah atau dimanapun.

“Kau tunggu disini dulu,biar aku yang tanyakan dimana ruangan kim songsaenim”Ujar Min-e

“Ne” ujar sera singkat lalu berdiri ditempatnya.Tak lama,saat sera menunggu, dari arah lain muncul lelaki berkulit tan dengan seragamnya yang acak acakan.Dia tampak terburu-buru dan akhirnya menabrak Sera membuat gadis itu terjatuh ke lantai.

“Aah…..!! Appoya!”Sera merintih seraya mengelis lututnya yang terasa sakit.

“Yak..!! Kalau jalan itu!! ‘yeoppo…’ ha….hati hati” lelaki itu memandang wajah sera dengan seksama “Gwenchana? Mianhae … sini ku bantu”Ujarnya mengulurkan tangannya dan membantu Sera berdiri.

“Sera-ssi…Og! ommo..!! nona kau tak apa?” ujar min-e langsung mendapatkan glare dari Sera karena memanggilnya nona.Beberapa menit kemudian Min-e membekap mulutnya kecoplosan,mengatakan nona.

“Ah…anio,na gwenchana…gwenchana…kajja,kau sudah menemukan ruangannya?”timpal sera.

“Ne..!! Kajja”ujar min-e

“Apa kalian murid baru?? Sepertinya aku tak pernah melihat kalian sebelunya”tannya lelaki itu.

“Ne,kami murid baru.Maaf kami sudah telat.Anyeong!!” Ujar Min-e langsung pergi dengan Sera

“Hah…aku belum tanya namanya.Huh~ ya sudah lah nanti juga ketmu lagi” gumam lelaki itu kemudian berlari menuju kelasnya.

***

“Permisi….kim songsaengnim”

“Ah…kau murid baru itu.Loh dia siapa??Kukira hanya kau yang ke sini?”

“oh…ini temanku,dia ikut denganku karena ayahnya juga ada urusan di seoul”dusta sera

“Oh guraeyeo? Hmm..kajja-kajja.Ku antar kalian ke kelas kalian” Mereka berdua pun berjalan dibelakang kim songsaengnim.

“Eh..kira kira kelas kita seperti apa? Hah~ pasti yeojanya cantik semua”bisik sera

“Hmm….ku pikir juga begitu.Tapi kau pasti lebih cantik.”

“hehe…gomawo,eh! sepertinya kita sudah sampai”

“Ekhm…!! ekhm..!! Semua harap diam!! Hari ini kita mempunyai 2 murid pindahan”

“Waaaaaww….~” seru seisi kelas.Namanya saja kelas unggulan,jadi tak sembarang anak bisa masuk kelas tersebut.Hanya siswa berbakatlah yang bisa masuk ke kelas itu,sebagiannya ada yang masuk karena kepandaian,sebagian juga bisa masuk karena uang.Sera dan Min-e pun memasuki ruang kelas dan bersiap untuk memperkenalkan diri mereka.

“Anyeonghaseo,Namaku Ahn Se Ra.Kalian bisa memanggilku sera”ujar sera disertai senyumannya yang khas,yang berkesan manis.

“Anyeonghaseo…Namaku Shin Min-e,Bangapta” ujar min-e dengan logat formal nya

“Ne…sekarang kalian bisa duduk di tempat yang masih kosong”

-Min-e pov-

Wah…beruntung sekali aku memiliki pekerjaan ini.Aku bisa masukke sekolah yang bagus.Oke sekarang aku harus duduk di mana? Satu dua… sekelas isinya hanya 12 namja dan 10 yeoja? Ditambah kami…yeojanya jadi 12 juga…woah Jodoh hahaha… batinku

Dan aku pun memutuskan untuk duduk di sebelah namja berkulit putih dengan beberapa tindikan ditelinganya.‘Apa di kelas unggulan boleh berdandan seenaknya?’

-Sera pov –

Ah..sekarang aku harus duduk di mana?Yay…!! Binggo! Itu ada bangku yang masih kosong. ‘Jadi aku tak punya teman untuk duduk di sini,aku sendiri..Huft..!ya~ dari pada duduk di sebelah yeoja gendut jelek itu.Opps..!! barusan aku memaki orang? Ah~ biarlah namanya juga tak sengaja..kkk’.

~Pelajaran pun di mulai~

Aku memfokuskan pikiranku ke pelajaran yang diterangkan kim songsaenim.Sampai seseorang mengetuk-ngetuk pelan mejaku,aku mendongakkan kepalaku.

“K-kau kan yang tadi-”

“Kai imnida,Nama asliku Kim Jong In”ujarnya sambil tersenyum & mengulurkan tangannya.Aku mengangguk dan membalas uluran tangannya.

“Ah,ne apa kau mengenal hyungku Park Chanyeol? Kulihat dia sedari tadi memandangimu”ujar kai sambil menunjuk seseorang yang duduk di kursi paling pojok.

“N..nde? Nu-nugu?”sepertinya nama itu tak asing bagiku? Aku pun melihat ke arah tersebut.Kulihat lelaki itu menutupi wajahnya dengan buku pelajaran.Aku mengerutkan dahiku. apa yang dia lakukan? batinku

“Dasar aneh”gumam kai.Aku tertawa kecil melihat wajah Kai saat sedang kesal.

“Waah!! Kau cantik sekali” seru Kai yang melihatku tertawa.Seketika aku berhenti tertawa dan mengisyaratkannya untuk diam.

“Kim Jong In..!!!”

“Y-ye!! Songsaenim..!!” ah…sudah kuduga dia akan dihukum kim songsaengnim.

~Setelah Pelajaran selesai~

“Sera-ssi….Mianhae apa kau marah?”ujar Min-e

“Marah untuk apa?”

“Karena aku kau duduk disana sendirian.Mianhe~jeongmal mianhe” ujarnya memelas

“Ah….gwenchana,anggap saja kau sedang bersekolah seperti biasa.Jangan terlalu memperdulikan pekerjaanmu itu dan jangan awasi aku.Juga…jangan campuri urusanku okay!”

“Hah….meski begitu aku tetap merasa bersalah karena duduk dengan namja itu”

“Hahahha….gwenchana,aku juga bahagia jika kau menemukan namjamu disini” candaku sambil tertawa.

“A-a-a-a-a! jangan salah paham sera-ssi,aku duduk disana bukan karena suka,tapi yang kosong…”

“hahahah…ne…ne..kajja ke kantin”potongku yang masih sedikit tertawa.

~Di kantin~

-Min-e pov-
“Aish..!! kemana sera?”ujarku berjalan mencari keberadaan sera sambil membawa rotiku.

“Jangan jangan dia kabur.Ommo…!!”ujarku lalu hendak lari.Dan…aku tak sengaja menubruk tao di depan pintu kantin.

“M..mianhe,tao-ssi” ujarku meminta maaf.Tao,dialah teman sebangkuku.

“Gwenchana…gwenchana”ujarnya sambil tersenyum.Lalu membantuku berdiri.

 

Deg! Deg! Deg! Deg!

 

Oh god…!! sekarang jantungku berdetak sangat cepat.Ingin rasanya aku berteriak sekarang.Baru kali ini aku diperlakukan senyaman ini sejak aku kehilangan orang tuaku.

“Hhahahahah……!!” aku terkejut mendengarnya tertawa.

“W…waeyeo tao-ssi?” tanyaku.

“Kupegang saja wajahmu sudah memerah seperti itu”ujar tao lalu mendekatkan mulutnya ke telingaku,aku sedikit mundur akibatnya.

“Bagaimana kalau aku menciummu?”lanjutnya berbisik ditelingaku.Aku hanya menundukkan mukaku malu.

“Ekhm..ekhm…nampaknya maknae kita sudah menemukan jodohnya hyung”tiba-tiba saja suara itu terdengar.

 

PLETAK….!!

Satu jitakan dari lelaki bertubuh tinggi pun mendarat di kepala lelaki disebelahnya

“Aw…oppo hyung..!!!!”

“Makannya tutup mulutmu yang bau itu!!”

“Aish..!!”

“Tao-ya…nugu?” ujar lelaki tinggi itu seraya menunjukku.

“Ah….nanaeun Shin Min-e imnida” ujarku

“Oh…. Wu Yifan imnida,kau bisa memanggil ku kris.Dan ini Chen”

“Kim Jong Dae…Kim….Jong..Dae…”ujar chen.

“Ah…mereke berdua temanku”ujar tao

“Yaa..yaaa yaa..!! kalian pasti ada hubungan spesial ne” tebak chen asal asalan.

“Yak…hyung!! Bahkan kami masih berkenalan beberapa menit yang lalu,mana bisa langsung seperti itu?!”

“Seperti apa? Seperti itu?” ujar kris menunjuk tangan kami yang masih bertautan.Aku pun melepas genggaman Tao.Ah…pasti mukaku memerah lagi.Aish..memalukan.

“Ah ne….mana temanmu?”ujar kris

“Oh……sera? Ahaha dia…..”Tiba-tiba aku teringat sesuatu Ah..ya ampun aku lupa dengan sera.Aku menepuk keningku

“Aku pergi dulu ne anyeong….!!”

~Di Taman Sekolah~

-Sera pov-

“Aakk…!! aku tersesat!! Hah ini salah ku karena pergi seenaknya”gumamku

“Ah..ini taman? Wah…bahkan bunganya lebih indah dari sekolahku yang dulu”ujarku,aku pun duduk di bangku taman dan membuka lembaran novel yang memang selalu ku bawa.Baru kusadari kalau disamampingku ada seseorang yang tengah menadahkan kepalanya dengan buku yang berada di atas mukanya ‘Dia Tidur?’ batinku berkata.

Karena tak ingin membangunkannya aku bernjak pergi dan mencari tempat lain.Tapi sebuah sentuhan yang begitu halus mengurungkan niatku dan membuat ku menoleh.Dia mengambil bukunya.

“Kau murid baru yang tadi kan?”ujarnya dingin.

“Ne,Sera imnda”

“Oh Sehun imnida,kau juga suka membaca novel?”ucapnya seraya memincingkan kepalanya melihat novel yang kubawa.

“Ah..ini? Tak terlalu suka sih..aku hanya membaca saat aku ingin menenangkan pikiranku”

“Oh begitu…..,duduklah”ujarnya tak terlalu dingin sekarang.Dan aku pun duduk disebelahnya.Dan tiba-tiba saja suasanya menjadi hening,hanya suara hembusan angin dan suara cicitan burung.

‘Satu detik……dua detik…….tiga detik…’hitungku dalam hati.Aku terkejut saat dia menyibak rambutku dan memasangkan headset di telingaku.Dia memejamkan matanya,menikmati lantunan musik yang keluar.Aku memandangnya kebingungan.Dia kenapa sih?.Jika saja musiknya tidak membuatku luluh aku akan membuang headset ini,tetapi karena keadaannya berbalik,aku pun juga memejamkan mataku.

Kurasa kan angin berhembus lembut di wajahku. Setelah lagu tersebut selesai.Suasananya seperti tadi,Hening.Aku membuka mataku perlahan.Kemudian mataku membulat sempurnya karena wajah Sehun hanya tinggal beberapa senti dari wajahku.

“Se….sehun-ssi a…a..apa yang kau lakukan” bukannya menjawab,sehun malah makin mendekatkan wajahnya ‘Ommo…!!!’

“Kau…….Yeoppo” ujarnya lalu menjauhkan wajahnya,lalu pergi begitu saja.

“Aiishh….!! aku kira dia mau apa,dasar namja..!!” pekikku saat lelaki itu sudah sangat jauh dan menghilang setelah berbelok dan menaiki tangga.

“Namja?? Nugu??”ujar seseorang

“eoh?? Nuguya?? Eh Kai-ssi”

“Nde~Oh..iya!tadi kau bilang namja?nugu?”

“Ouh…..Anio…Anio..hehe~ Ah ne!ada perlu apa kau ke sini kai-ssi?”

“Err…sekali lagi,maaf ne aku untuk yang tadi”ujar kai

“Ah..aku sudah memaafkanmu kok” ujarku sambil tersenyum.

-Kai pov-

 

“Err…sekali lagi,maaf ne aku untuk yang kemarin”ujarku asal memulai pembicaraan.

“Ah..aku sudah memaafkanmu kok” ujarnya tersenyum manis ‘aigo…!! Bidadari dari mana dia,kenapa bisa semanis itu.Ah….!Neomu Yeoppo’

“Kai-ssi…??”ujarnya sambil melambaikan tangannya didepan wajahku.

“Ah…ne? Ah! maaf aku melamun”

“Apa yang kau pikirkan?”

“Ah….aku belum makan tadi,jadi aku memikirkan tentang makanan enak” aish!! bicara apa aku ini,memalukan sekali

“Jinjja?? Aku tadi juga belum makan.Kajja,sebelum pelajaran dimulai lagi” ujarnya menarik tanganku sangat halus dan nyaman.Tak salah tadi aku membuat alasan yang sedikit konyol

Kami pun sampai di kantin.Karena kami terlalu lama berbincang-bincang. Kami pun terlambat pada jam ke dua.Akibatnya kami berdua dihukum,berlutut sambil mengangkat kesua tangan kami.

Aku beruntung saat ini karena bisa mempunyai waktu bersamanya. Kulihat sekilas raut mukanya yang mulai terlihat lelah.Aku membantunya untuk mengangkat tangannya.

 

-Sera pov-

Aku mulai lelah dengan hukuman ini,tanganku mulai pegal.Tiba-tiba saja Kai menyangga tanganku agar tetap terangkat.Aku tersenyum,dia ikut tersenyum,sesekali kami tertawa kecil.Tiba-tiba seseorang keluar dari kelas,dia berhenti dan…menatap kami dengan tatapan yang sungguh aneh.

Deg..!!

Sepertinya aku pernah melihatnya? Wajahnya tak asing.

“Oh….chanyeol hyung?? Waeyeo hyung,bukannya kelas belum usai?”

‘chanyeol,apa benar dia Park Chanyeol yang aku kenal?Ah bukan pasti bukan’

“Aku hanya ingin ke toilet” ujarnya lalu pergi begitu saja.

“Err….Kai-ssi.B..boleh aku bertanya?”

“Tentu,Mwoya?” aku menghela nafasku sejenak.

“Chanyeol…..apa dia yang kau maksud Park Chanyeol?”

“Ne,Dia hyungku”

‘oh god kenapa kau mempertemukanku dengan orang itu lagi’ batinku seraya menunduk.

“Og…!! Sera-ssi waeyeo??!!”ujar kai.

“W…waeyeo? Nan Gwenchana” ujarku memberi senyum ku.Kai mengusap sesuatu yang membasahi pipiku.

‘air mata? A-aku menangis,Bagaimana bisa?’

“Kenapa kau bisa seperti ini?Jelas jelas kau menangis,kau masih saja tersenyum.Apa yang membuatmu sedih?”

“Ha-haruskah aku menjawabnya?”ucapku pelan seraya menundukkan kepalaku.

“Baik,aku tak akan menanyakannya” Sekolah pun telah usai.Karena aku dihukum tadi,aku harus mengikuti pelajaran yang tadinya aku tinggalkan.Dan pasti ini utusan ayahku lagi ‘Ish..!! ini gara gara min-e mengadu ke appa’

Setelah mengikuti tugas susulan aku pun beranjak pulang.Min-e? Tentunya dia masih menungguku mungkin di mobil…atau entah dimana.

Saat aku melewati papan mading,seorang namja juga ada di situ,jika kuamati dia sedang memandang pengumuman pertandingan olahraga.Tak lama dia seperti hendak beranjak pergi,namun berhenti melangkahkan kakinya ketika pandangan kami bertemu.Aku pun mengalihkan pendanganku seraya menggaruk kepalaku,lalu berjalan menuju gerbang sekolah.Sudah kupastikan Min-e sudah ada di sana.

***

Sesampainya di gerbang rumahku.Aku melihat ada mobil sport hitam dan putih yang enatah milik siapa.ada tamu? pikirku.Mungkin iya.Aku pun masuk ke dalam rumahku yang terbilang mewah itu.Aku melihat appa eommaku berbincang dengan tamu itu.

“Ah…itu putriku sudah pulang..!! Sera sini nak”ujar eommaku

“Ne eomma,ah… Ahn SeRa imida”ujarku membungkuk,lalu menegakkan tubuhku lagi.

‘It….itu ….itu…itukan namja yang kutemudi didekat papan mading tadi’

“Wah~ putrimu sudah tumbuh dewasa dan tumbuh menjadi yeoja yang cantik”puji ajhuma itu

“Ne…dia tumbuh jadi yeoja cantik,tapi belum punya namjachingu”goda eommaku,sementara appaku hanya cekikikan dengan ajhuma itu.

“Eommaaaa~ jangan begitu aku kan jadi malu” bisiku kepada eommaku

“Ah…ne ini putraku,kris perkenalkan dirimu”suruh ajhuma itu

“Wu Yifan imnida”ujarnya dingin

“Nde….kalau begitu aku titip Kris untuk beberapa bulan”

“Ah… kau titipkan sampai kapanpun tak apa,dia sudah aku anggap anak sendiri.Lagi pula ini bukan kali pertama bukan”

‘bukan kali pertama?jadi dia pernah disini?kenapa aku bisa tak tau?’ batinku

***

Eomma Kris pun sudah berangkat ke New York untuk Tour Fashionnya. Kata eomma dulu kris juga tinggal di sini agar ia bisa melupakan almarhum ayahnya dan bermain disini.Tapi,bermain? Denganku?.Setelah menutup pintu depan.Aku menaiki tangga dan hendak menuju kamarku,saat kubuka pintu kamarku…

“Yak…!! Apa yang kau lakukan di sini? Ini kamarku”

“Kamarmu? Enak saja dulu ini kamarku”sangkalnya

“Aku tau dulu kau pernah ke sini dan menempati kamar ini,tapi selama kau tak ada di sini,ruangan ini menjadi milikku”ujarku sambil menunjuk sudut sudut ruangan.

“Jadi?”

“Yak..!! kamar mu ada di sebelah situ” ujarku sambil menunjuk pintu kamar yang ada didepan pintu kamarku.Tanpa bicara apapun dengan santai, ia menuju ruangan depan kamarku dengan santainya. “Aisshh…jinjja!!”

***

-Author pov-

Paginya sera bangun kesiangan gara gara semalaman belajar dan tidur terlalu larut.Ny.Ahn meminta tolong kepada Kris untuk membangunkan putrinya itu.

“Aish….dasar pemalas”gumam kris sambil berjalan menaiki tangga.Kris masuk ke kamar sera tanpa permisi.Dilihatnya yeoja yang tertidur dengan kepala di atas meja.

“Hey..!! bangun…!!” bentak Kris

“Yakk..!! bangun…!!” teriak kris untuk kedua kalinya karena Sera tak kunjung membuka matanya.

“Eummmm~” gumam sera yang masih tidur.Lalu mengganti posisi kepalanya menjadi menghadap ke kris dengan matanya yang tertutup.

‘Yeopo…..Aish!! Ige mwoya?!!’ batin kris.

“Yaaaakkk……bagun………….!!”teriak kris tepat di telinga sera.Dan berhasil membuat sera terbangun.
“Aigo~ Kau tak teriak pun aku sudah dengar~” gumam sera seraya mengucek matanya

“Cih! Sudahlah cepat bagun dan turun”desis Kris lalu pergi.Sera pun menuju kamar mandinya dengan sedikit tertatih.

***

Ny.Ahn sedang menyiapkan beberapa makanan,sedangkan Tn.Ahn dan Kris sedang melahap makanannya,tak lama kemudian sera sudah siap dengan seragamnya turun dari tangga.

“Pagi eomma,pagi appa”ujar Sera lalu duduk dikursinya

“Eh kau tak menyapa kris?”ujar Ny.Ahn

“eum…Pagi Kris”ujar Sera pelan.Tak mengindahkan sapaan Sera,Kris terus melahap makanannya dengan santai.

-Sera pov-

‘Aish…ada apa dengannya’ desisku.Beberapa saat kemudian,aku teringat sesuatu ‘ah!! Hari ini aku ada jadwal piket!’  Dengan segera aku mengambil sandwich lalu memberi salam kepada mereka.Aku pun mengajak Min-e untuk segera berangkat.

***

Sampai di sana masih sedikit yang datang.Seperti biasa Min-e masih memakirkan mobilku,aku berlari masuki koridor sekolah.Saat aku berbelok tak sengaja aku menabrak seseorang dan aku jatuh tersungkur di lantai.
“Aaw!!” erangku.Kurasa tanganku terkilir,dan itu sangat sakit.

“Gwenchana…???!” ujarnya dengan nada panik.Aku mendongak melihat orang itu. ‘Chanyeol’aku membulatkan mataku,yang benar saja kenapa harus dia.

“Anio….nan gwenchana”ujarku lalu berlari sebelum ia melihat wajahku.

***

Aku membersihkan kelasku menggunakan tangan kiriku,karena tangan ku terkilir tadi,dan itu memperlambat gerakku.
“Yaa..!! Sera-ssi bersihkan dengan benar” ujar Minseok selaku ketua kelas kami.

“Ne,Minseok-ssi…” ujarku lalu menggulakan tangan kanaku.

“Hah….maaf aku terlambat” suara itu milik sehun,tebakku.

“Ah…gwenchana,lagi pula sudah ada aku dan sera”

“Nde..??” Ujar Sehun seraya melihat kearahku,Aku hanya menunjukkan senyumku.Aku pun melanjutkan tugasku membersihkan jendela.

“Ah! Appo….” risingisku karena secara tak sengaja aku menggerakkan tanganku yang terkilir.

“Gwenchana? Kenapa tanganmu memar begini?”ujar sehun memegang tanganku,aku pun segera menarik tanganku kembali.

“Ah..ini..aku..tadi-”

“Aku antar kau ke ruang kesehatan ne? Kajja!”

***

“Ah..um…Gomawo Sehun-ssi”

“Nde,Kau jangan memaksakan segala sesuatu yang membahayakan dirimu.Pergelangan tanganmu itu tadi jika kau pakai bergerak sedikit lagi bisa menimbulkan luka serius!”

“M..mianhe…aku tak tau,setelah ini aku akan lebih hati-hati,bagaimana kau bisa tau-”

“Ayahku seorang dokter di sebuah klinik kecil miliknya,wajar saja aku tahu sedikit”

“Ah…begitu ya.”

“Sera-ssi….!! Aigo aku mencarimu kemana-mana,ternyata kau di sini.” ujar min-e yag baru saja datang,ia tak sendiri dia bersama Tao,Kris,dan Kai.

“Kau….kenapa tanganmu di gips sera-ssi?”ujar kai

“Ah…ini aku tadi terjatuh jadi seperti ini jadi nya hehhe…aku memang ceroboh”

“Sekarang sudah tak apa?”tanya tao

“Ne,ini semua berkat se…..dimana sehun?”

“Tadi saat kami masuk dia langsung pergi” ujar kris

“Oh gurae~”
Kami semua pun kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran pertama.Aku kesulitan untuk menulis,bekali kali bolpoin yang ingin kupegang terjatuh hingga menimbulkan suara yang berisik.

“Ahn Sera…!! Jika kau terus berisik keluar dari kelas!!Kau bisa istirahat di UKS bila kau sakit”

“Mi….mianhe songsaenim”ujarku lalu keluar kelas.Saat aku berjalan keluar kelas semua menatapku aneh ‘aiishh..!! memalukan’ batinku.
Aku memutuskan untuk membaca buku di atap sekolah karena itu tempat yang lebih sejuk dan nyaman dimanding UKS yang panas.Aku membuka lebaran buku novelku.

“Hah~ masih baru mau mulai pelajaran aku sudah disuruh keluar,apa lagi kalau bolos.Bisa bisa aku di kick dari sekolah ini.Ahh~sampai kapan aku harus disini?”gumamku.Aku merogoh ponselku,memberi pesan kepada Min-e untuk menemaniku.

~At Class~

-Author pov-

Drrtt~ Drrrtt~

‘Temani aku di atap sekolah.From sera’ Min-e langsung berdiri dari tempat duduknya.

“Kau mau ke mana Shin Min-e..!!”

“Ah…naega….”
“CEPAT KEMBALI KE TEMPATMU…!!” bentak songsangnim.Usaha min-e pun gagal,ia pun kembali ke tempat duduknya.
‘aish..kalau begini aku tak bisa menemani sera’gumam min-e

“Dimana dia” bisik tao

“Dia sedang di atap dan menyuruhku untuk menemaninya”

Tanpa mereka sadari seseorang sedang menguping membicaraan mereka.Chanyeol yang mendengar itu pun tak tinggal diam,dia menggunakan kesempatan ini untuk berbicara dengan sera

“Aku izin ke toilet” ujar chanyeol berbohong.Lalu ia berlari menuju ke atap sekolah setelah mendapatkan izin.

***

-Sera pov-

Kini aku sedang membaca novel seraya memasang earphone ditelingaku.

Tap…..tap….tap…

Kudengar suara derap langkah kaki dibelakangku aku pun menutup novel dan menurunkan earphone ku menggantungnya dileherku.

“Akhirnya kau…..-Eh!Chanyeol!!”

Chanyeol meraih bahuku dengan kasarnya.

“Kenapa kau selalu menghindar dariku?”aku mengalihkan pandanganku dari wajahnya.Dia memegang tengkukku hingga membuatku menatapnya sekarang,aku menutup mataku.

“Tatap aku….tataplah aku jika kau masih cinta kepadaku,chagia~” aku membuka mataku,menatapnya tajam.

“Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi..!!Kita sudah tak punya hubungan apa apa lagi!! Kau Pengkhianat Park Chanyeol….!!!”ujarku dengan nada tinggi,tiba tiba bel istirahat berbunyi,aku pun hendak pergi dari situ seraya menangis,tapi…. chanyeol menarikku kedalam pelukannya.Aku terus meronta seraya menangis,dan memukuli bahunya.Sampai pada akhirnya dia benar-benar mengunci tubuhku,membuatku berhenti meronta.

“Aku melakukan itu karena suatu alasan”

“Yaaa….!! Dan alasan itu uang kan..!!! ya kau membutuh kan itu.Aku sudah tau!! Jadi lupakan itu semua,dan anggap kau tak mengenalku sebelumnya!!”

.

.

.

Busan 3.00 pm


“ne,yeoboseo?”ujar chanyeol.

“…………….”

“Ne..!! Anda menemukannya?!” ujar chanyeol tampak senang.Aku tersenyum melihatnya senang sembari membolak balikkan novelku sambil duduk di sofa.

“…………….”

“Nde?? Kenapa aku harus menukarnya?T…tapi bagaimana…” aku tak bisa mendengar apa yang dia bicarakan dengan seseorang yang menelepon diseberang sana.Yang kulihat senyun chanyeol memudar.

“Siapa yang menelepon?”

“Ah…itu….. Temanku,katanya aku harus datang ke rumahnya.Mau ikut?”

“Eumm….gurae. Kajja” 

 

***


“Eh….chankkaman! Aku melupakan kertas alamatnya” aku merasa aneh,jika orang itu temannya.Seharusnya dia masih ingat letak rumahnya kan?

“Oh……ne palli,jangan sampai membuatnya menunggu”

“Ne….~ Chankkamanieyeo”ujar chanyeol lalu meninggalkanku.

 

-Author pov-

Chanyeol berlari menuju tempat seseoran,lebih tepatnya ayah angkat sera,saat itu dia belum resmu jadi ayah angkat.

“Kau sudah membawanya kemari?”

“Ne..!! sekarang serahkan kakakku sekarang!!” 

“Bawa dia kepadaku”ujar ayah angkat sera ke pengawalnya.

“Baik….kau bisa ambil kakakmu” seseorang pun keluar dari mobil ayah angkat sera.

“Chanyeol….!!”

“Nuna…..!!”

-Sera side-


“Lama sekali….~” ujar sera seraya menendang kerikil kerikil di jalanan.Tanpa ia sadari ada seseorang yang mendekatinya.

“Ikut aku…..!!” ucap salah satunya,mereka mencengram kedua lengan Sera.

“Eh…..nuguya….!!! Lepaskan aku…!!! yak..!! lepaskan!! Chanyeol oppa…….!!!”

“Cepat ikut kami!!”

“Oppa…!!! tolong aku..!!”

“Hahaha….kau masih percaya dengannya,orang yang telah menjebakmu disini haha…memang pemuda sekarang gila akan upah haha….”

‘tidak mungkin..~chan oppa…’ batin sera seraya menangis

.

.

.

“Aku melakukan itu demi nunaku,karena dia satu satunya keluargaku sekarang.Kumohon percayalah”ujar chanyeol memohon

“Terserahlah apa katamu….sekarang lepaskan aku!!!”

“Tak akan sampai kau percaya padaku”

“Lepaskan….!! Yak Park Chanyeol….!!!”ujar sera yang masih di’iringi isakannya.
BRAAAAKKKKK……..!!!
“Lepaskan dia…!!” ujar kris yang muncul dari balik pintu dan berjalan cepat kearah Sera dan Chanyeol.

“Maaf hyung ini urusanku..!!”

“Cih..! Apa kau menantangku?”

“W…waeyeo hyung?! Ini benar benar urusan kami”sementara sera hanya diam sejak kris datang.

“Aishh….!! jinjja…!! Kau park chanyeol….!!”ujar kris langsung meremas kerah seragam Chanyeol,dan memukulnya berkali kali dan chanyeol yang tak terima juga melakukan hal serupa kepada kris,sera pun tak tinggal diam,ia terlihat kesusahan melerai keduanya.

“Kris-ssi jebal hajjima…..” ujar Sera.Tak ada reaksi,mereka tetap melanjutkan aksinya.
Tanpa mereka sadari ada seseorang murid melihat mereka di balik pintu,ia pun memberi tahu semua temannya dan mengajak mereka semua ke atap.

“Ada apa ini kenapa ramai sekali?”tanya sehun ke salah satu siswi di sana.

“Anu….Kris dan chanyeol sunbae berkelahi,dan katanya ada murid baru itu juga di sana”

“Murid baru?” ujar sehun yang terlihat kebingungan

“Yakkk….sehun-ssi apa kau melihat sera? Eh ada apa ini?” ujar min-e yang datang bersama tao,kai,dan satu siswi (bomi~teman baru min-e~).

“Loh…..kenapa kau disini? kalau bukan kau yang di sana berarti….”gumam sehun kemudian langsung berlari menaiki tangga menuju atap

“Ada apa dengannya?dan ini kenapa berisik skali”tanya bomi

“Yak….kau temannya anak baru itu kan?Dia ada di atap!!”

“MWOOOO……..!!!” ujar semuanya lalu berlari ke atap.
Disana Min-e mengamankan Sera sementara kai,sehun dan tao yang baru saja datang langsung melerai kedua lelaki yang tengah bertengkar tanpa ampun.

***

Karena ketahuan guru,mereka bertiga [kris,sera,chanyeol] dihukum,mereka harus membersihkan seluruh koridor sekolah.

“Awww….!!” lagi lagi tangan sera terasa nyeri.Kris melihatnya pun refeks memegang tangan sera.

“Gwenchanha?? Aish… kau memang keras kepala,sudah dibilang tak boleh dipaksa juga”Ujar kris dengan nada dingin,namun sera beranggapan lain.Ia justru merasa kris yang perhatian kepadanya sekarang.

“Kris….~”ujar sera ambil memandang wajah tampan kris

“Wae?”ujar kris yang masih sibuk memijit tangan sera

“Gomawo” kris pun memandang sera,dan mereka pun saling pandang sekarang.

“Hehehe…ternyata kau itu baik juga ne.Aku kira kau hanya punya sikap dingin”ujar sera dengan nada mengejek.

“Aku memang begitu,itu memang gayaku”

Tanpa sadari sedari tadi chanyeol mengawasi mereka berdua,dengan tatapan sendu.

‘Sera….apa kau menyukainya?’ batin chan

***

Malamnya…Sera memohon kepada Kris membantunya mengerjakan tugas.Hanya suasana hening yang muncul di ruang tengah,tempat mereka berdua mengerjakan tugas.Yang benar saja,mereka harus mengerjakan itu semua,sedangkan hari ini ada festival kembang api.

“UuuUuuuhh….!! Aku ingin melihat kembang api” gumam sera mem-poutkan bibirnya seraya memandangi kertas tugasnya.

“Kerjakan saja dulu,kalau sudah selesai baru kau bisa ke sana”ujar kris seraya membolak-balikan bukunya.

“Aish….ya sudahlah.Aja aja aja…!! Hwaiting..!!” seru sera.Dan membuat kris terkekeh geli melihat sifat kekanakan Sera.

“WAEYEO…..!! CEPAT KERJAKAN DAN PERGI KE FESTIVAL” bentak Sera

“Yaakk..!! Aku tak tuli!!!”

***

“Yah sudah slesai ya” rengek sera setelah sampai ditempat,dimana festival kembang api diadakan.

“Belum..!! ini masi jam 8,kembang apinya mulai jam 9”ujar kris seraya melihat jam tangannya.

“Oh…..eumm…!! Kajja kita belu sesuatu”ujar sera lalu menarik kris sembarangan.Kris pun hanya mendengus kesal,karena ulah sera itu.

“Ini…ini coba yang ini…!! AaA~”ujar sera memyuapi kris manisan apel.Kris pun membuka mulutnya lalu memakan manisan itu.

“Otte? Ini enak kan?”

“Ne,neomu malshita,kau mau yang ini?” sera hanya mengangguk manja.Kris pun membeli 2 kotak mini manisan apel itu.

-Kris pov-

Baru kali ini aku merasakan suasana nyaman saat berada di luar rumah.Hah~andaikan aku merasakan ini sejak dulu.tunggu…!! apa yang barusan ku katakan? Aish lupakan….

“Og..!! Sepertinya mau dimulai kembang apinya..!! Kajja!” ujarku lalu menuntun sera ke suatu tempat,tempat yang dulu aku kunjungi…..sendiri…..
“Woah…..hebat..!! disini indah sekali” seru nya senang

“Bagaimana kau bisa tau tempat seindah ini?”

“Aku pernah ke sini sebelumnya”

“OooooOOohh….pantas saja”ujarnya lalu memandanga sungai luas dihadapan kami.Sesekali kami saling pandang ‘suasana apa ini?’ batinku

“Ya..!! Lihat itu…..!!!” aku pun melihat ke arah yang ditunjuk sera.

Pesta kembang api pun dimulai.

“Woah….Indah nya” aku memandang wajahnya yang berbinar-binar memancarkan aura yang….argh…lagi lagi aku bicara hal aneh.Tapi aku rasa aku memiliki perasa’an terhadapnya,mau bagaimana lagi…aku nyaman jika bersamanya.Andaikan dia bisa bersamaku….

“Sera……”

“Hmm…Waeyeo?” ujanya menunjukkan muka polosnya

“Aku….euh….aku….’aish bagaimana mengatakannya’ kau….”

“Apa yang mau kau katakan kris-ssi?”

“Aish….Mau kah kau menjadi yeojaku?”dia hanya melihatku dengan tatapan tak mengerti ‘aish…!!’

Chu…~

“Sekali lagi aku katakan,Mau kah kau menjadi yeojaku”

“A-aigo…!! Kris apa yang kau lakukan” ujarnya seraya menutupi wajahnya

“Jawab aku sera…”ujarku seraya menggenggam tangannya dan memandang manik matanya lekat lekat.

“K….kau….Serius?”

“Tentu…!!”

“Aku……eum….~ N-ne”

“Jinjja?! Woah…..gomawo” ujarku langsung memeluknya erat.

-Sera pov-

“hehehe…..cheonma kris-ssi” ‘eh siapa itu…? chanyeol? Dia dengan siapa?’ batinku

“Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi,Panggil aku oppa”tutur kris

“Ne oppa” ujarku lalu sesekali menengok ke belakang,beberapa detik kemudian dia(chanyeol) sudah hilang dari area itu.kenapa dia juga ada di sini?

Disisi lain Min-e dengan tao juga menyaksikan kembang api di festival itu juga mereka saling bersender satu sama lain dan mereka juga sudah resmi menjadi sepasang kekasih hari ini.

Di tempat chanyeol dan Bomi.

“Apa kau yakin dengan rencana ini?”tanya chanyeol

“Ne..!! Aku yakin,dengan ini kau bisa mendapatkan yeojamu,dan aku bisa mendapatkan kris oppa”

“Tapi apa tak ada cara lain?”

“Pastikan saja,kau ingin mengambilnya lagi kan..!!”

***


-Sera pov-

Hari ini aku dan Kris berangkat bersama,hah ini pertamanya kami berangkat bersama dengan suasana sehangat dan seakrab ini.

“Kau masuklah dulu,biar aku memarkirkan mobilku ini”

“Ne….oppa..!!!” ujarku lalu berjalan memasuki area sekolah,tiba tiba seseorang menarik tanganku.

“Chanyeol……!!”

“Semalam kau ke mana?Jangan bilang kau bersama kris itu lagi?!!”

“Ne aku bersama kris semalam WAE….!!!” chanyeol mencengkram bahuku sehingga aku meringis kesakitan karenanya.

“Sera apa kau sudah melupakanku,wae? Kalau aku ada salah… Jebal maafkan aku,aku sungguh tak bermaksud…”

“CUKUP….!! Aku tak mau lagi mendengar penjelasanmu,Lepaskan aku PARK CHANYEOL..!! ini bukan kau yang aku kenal”

“Kau juga bukan sera yang ku kenal,sera yang dulu sangat menyayangiku.Tapi sekarang….sekaran dia meninggalkanku dan memilih bersama namja lain!!”

“Itu….karena aku sudah muak dengan semua ini” ujarku menundukkan kepalaku.Lalu pergi meninggalkan chanyeol yang masih terdiam ditempatnya. ‘Mianhe’

***

-Chanyeol pov-

Aku sudah membatalkan perjanjianku dengan bomi.Entah kenapa perasaan ku jadi aneh sekarang.Aku baru menyadarinya,kesalah pahaman itu berawal dari keputusanku yang salah.
“Heh…..aku dengar Kris sudah resmi menjadi namjachingu Sera kemarin.”

“MWO….!! Aish kris hyung kejam,jarang jarang aku memiliki perasa’an ini ke seorang yeoja” ujar kai dengan tampang melasnya.

“Hah apa boleh buat,kalau dia bukan jodohku” ujar sehun yang sedari tadi melamun.

“Mwo..????coba kau ulangi lagi….!!” ujar kai,min-e,tao,dan xiumin.

“Hey kalian sedang membicarakan apa?”tanyaku yang aru saja bergabung

“An anio chanyeol-ssi | Anio….hyung bukan apa apa | Jinjja bukan apa apa chan”ujar semuanya bersamaan.

‘aneh,sepertinya mereka menyebut nama sera dan kris’

“Yakkk….!! Chanyeol..!! Lihat karena kau rencanaku hancur,lihat kris dan sera berpacaran sekarang….!! ARGGGHH…..!!” teriak bomi yang baru saja datang.

“Aigoooooooo…..!!” teriak mereka semua yang gagal menutupi hubungan antara Kris dan sera

“Rencana apa maksutmu?”tanya Sehun

“Ah….aku salah bicara.Hehe anio anio”

‘Tak apa,aku harus senang melihatnya bahagia’

Saat pulang aku tak sengaja bertemu dengan mereka.

“Kudengar kalian berpacarn nde.Waa~ Chukhae…!! dan…sera maafkan aku karena perlakuanku selama ini.Ah….hahah… tak memaafkan aku juga tak apa,aku tau aku tak pantas mendapat maaf darimu” ujarku

“Chan……” panggil sera

“Ah…maaf mengganggu aku pergi ne.Anyeong….!!”ujarku berlalu pergi,lalu berlari keluar dari sekolah

-Sera pov-

“Aku……merasa ada yang aneh” gumamku

“Tentang chanyeol?”ujar kris dingin

“Aku tak tahu pasti,tapi aku…..yang tadi itu chanyeol yang kukenal dulu,sungguh aku merindukan itu” ujarku seraya menitikkan air mata.

“Hah~ Baik…sekarang pilihan ada di tanganmu,Kau kejar chanyeol dan menjadi milikknya lagi atau tetap bersamaku di sini.Sera….aku akan terima semua keputusanmu.Cepat sebelum chanyeol pergi jauh”

“Tapi kris…~”

“Palli…….!!!”

“Mianhe….dan gomawo” Ujarku lalu pergi mengejar chanyeol

***

‘Dan sekarang aku sendiri lagi’ gumam kris sembari tersenyum miris.

“Kris….aku……”ujar bomi

“Aku minta maaf” lanjutnya

“untuk apa?”

“Untuk segala hal yang tak kau ketahui dibalik semua ini” kris memeluk bomi,bomi terkejut

“Selama ini aku sudah tau kalau kau yang memberiku semua surat surat cinta itu,Benarkan”tebak kris

“Bagaimana kau bisa tau?”

“Parfum….aroma parfum di surat itu mirip dengan aroma parfum milikmu….Gomawo”

“Kris…………”ujar bomi yang sedari tadi blushing ria

~Di tempat Chanyeol dan sera~
“Chan tunggu………..!!!!!!!!!!”ujar sera yang sedang mengejar chanyeol

Brukkk……….!!

“YAAKK!! Oppaaaaaaaaaa…………….!!!!!!!!” jerit sera karena ia jatuh karena tali sepatunya lepas.Mendengarnya menjerit Chanyeol pun berbalik dan berlari kearah Sera.

“Yak…gwenchana? Mianhe aku tadi…”

“Gwenchana oppa…..!!” dengan cepat Sera memeluk Chanyeol

“K…kau memanggil aku apa?”

“Saranghaeyeo oppa….!!!”

Chuuuu~

Entah setan mana yang membuat sera se antusias itu untuk mencium chanyeol dan itu semua karena ia[sera] sangat merindukan chanyeol

“Gomawo chagia……tapi..”ujar chanyeol dengan muka serius yang dibuat buat

“Wayeo oppa?”tanya sera dengan muka bersalah

“Tapi….apa itu tadi yang disebut ciuman? Sepertinya bukan” goda chanyeol

“Aish….ya sudah kalau opp…eum….!!” ujar sera terputus karena chanyeol sudah lebih dulu mengunci bibir yeoja imut itu agar diam.Entah dari mana kelopak-kelopak bunga itu berasal,tapi itu sangat indah.Menghiasi momen terindah bagi kedua pasangan tersebut

“Saranghae chagia”

“Nado saranghae oppa”

Dan inilah akhir ceritaku. Labih manis dari apapun didunia ini.Itulah cinta….Yang membuatku menjadi seperti sekarang.
–AHN SERA-

THE END

Tarararata~
Maaf kalo banyak typo plus alur yang ngga jelas.Maaf juga kalo terlalu pendek juga kurang menarik.
Buat fanfict selanjutnya,aku bakalan usahain buat yang lebih menarik.Kira-kira castnya bakalan pake bb lain,bagtan mungkin :p
Mungkinkah ada yang mau request,buat biar namkornya dijadiin cast , gendre fanfictnya,ato yang lainnya mungkin.
Skali lagi jangan lupa Like dan komen ya~
Terimakasih buat yang udah mau baca+like+komen 😀
Makasih juga buat yang uda read tapi ngga like plus ngga komen 😀
Gamsahabnida~~~~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s